BANGKALAN, RadarMadura.id – Launching Bus Transportasi Jawa Timur (Trans Jatim) koridor V dijadwalkan akhir September.
Namun, pembangunan sarana prasarana (sarpras) di sepanjang rute Trans Jatim di Bangkalan baru dimulai. Proyek tersebut direncanakan selesai sebelum bus Trans Jatim diluncurkan.
Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dishub Bangkalan Ariek Moein menyatakan, sementara ada 29 titik pemberhentian jalur Trans Jatim di Bangkalan.
Di sepanjang rute tersebut, nantinya akan dibangun halte baru dan dilakukan pemasangan rambu-rambu di beberapa tempat.
”Pemprov minta 32 titik halte, tetapi setelah dilakukan survei, diputuskan 29 titik,” terangnya.
Menurut dia, pada pekan pertama bulan ini, pihaknya juga sudah memasang patok di setiap titik pemberhentian bus Trans Jatim.
Pemasangan halte bus akan dimulai awal minggu ketiga. ”Sebelum launching ditargetkan selesai,” ungkapnya.
Proyek pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) tersebut tanggung jawab pemprov. Dalam hal ini, institusinya hanya membantu melakukan survei.
”Hari ini saya ada rapat dengan pihak pemprov. Nanti saya penegasan apakah bisa tuntas semua seblum launching,” imbuhnya.
Di sisi lain, staf dishub yang bertugas di Terminal B Bangkalan Kurniawan menjelaskan, ada beberapa kegiatan yang sudah dimulai menjelang launching bus Trans Jatim.
Salah satunya pembangunan ruang baru khusus admin dan pemasangan rambu-rambu di setiap halte. ”Sekarang pembangunan sudah dimulai,” pungkasnya. (c5/yan)
Editor : Ina Herdiyana