Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bocah Korban Eksploitasi Terima Bantuan Presiden, Pj Bupati Bangkalan Ingatkan Orang Tua Tak Pekerjakan Anak

Berta SL Danafia • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 07:25 WIB
BOCAH VIRAL DAPAT BANTUAN: Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie memakaikan tas kepada M dan YB di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, Kamis (29/8).
BOCAH VIRAL DAPAT BANTUAN: Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie memakaikan tas kepada M dan YB di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, Kamis (29/8).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Video bocah berinisial YB viral di media sosial (medsos). Bocah berusia sembilan tahun itu mencari barang bekas untuk dijual.

Padahal, sudah banyak bantuan yang diterima keluarga bocah asal Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, itu.

Mulai dari bantuan langsung tunai (BLT) serta bantuan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Namun karena desakan keluarga, bocah kelahiran 2015 itu masih sering membawa karung untuk mencari barang bekas dan mengharap belas kasih orang lain.

Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie mendatangi kediaman YB Kamis (29/8).

Tujuannya, menyerahkan bantuan dari Pemkab Bangkalan dan Presiden Joko Widodo. Arief menemui YB bersama tim sekretaris pribadi presiden timses.

Bantuan tersebut diberikan supaya YB yang masih di bawah umur fokus pada pendidikannya di SDN Sukolilo Barat 2.

”Tidak boleh bekerja yang lain-lain. Kebutuhan sekolahnya sudah dipenuhi oleh presiden. Mulai dari seragam, buku, tas, dan lainnya sudah disiapkan sampai lulus,” ujarnya.

Ada beberapa jenis bantuan yang diberikan. Antara lain, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kemudian, bantuan sarana pendidikan yang diberikan Presiden Joko Widodo seperti tas, alat tulis, dan sembako. Kemudian, biaya pendidikan yang diberikan secara nontunai.

”Kepala desa sudah memberikan bantuan. Bahkan, warga juga sering memberikan bantuan kepada keluarga ini,” imbuhnya.

Arief mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan perhatian dan bantuan kepada warganya.

Pemkab bersama TNI dan Polri akan menjaga semua bantuan yang diberikan.

Apalagi, rumah keluarga YB tidak jauh dari koramil. Dengan begitu, aktivitas sekolah anak itu akan terpantau terus.

Orang nomor satu di Bangkalan itu menambahkan, YB masih kerap membawa karung mencari rongsokan untuk dijual kembali.

Semua itu dia lakukan karena desakan orang tuanya. Sebab, bapak angkatnya selama ini tidak bekerja.

Dengan dipenuhinya semua kebutuhan itu, keluarganya tidak boleh lagi mendorong YB mencari tambahan penghasilan untuk keluarga.

Sebab, itu masuk tindakan eksploitasi anak di bawah umur. ”Karena sebenarnya (YB) memulung bukan karena murni kemauannya,” sambungnya.

Sementara itu, bantuan yang diberikan pemkab terdiri atas berbagai jenis.

Di antaranya, alat masak berupa tabung gas, kompor, wajan, dan lain-lain. Bantuan itu diharapkan bisa dijadikan sarana untuk berjualan gorengan.

”Bekerja itu tugas orang tua. Anak di bawah umur tidak boleh dipaksa untuk bekerja karena itu melanggar undang-undang dan masuk kategori eksploitasi anak,” tegasnya.

Pj bupati juga telah memberikan imbauan kepada orang tua agar YB tidak mulung lagi. (jup/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#bangkalan #bocah #bantuan