Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

7 SMP Swasta di Bangkalan Tak Dapat BOS, Alokasi Anggaran Capai Rp 26,3 Miliar

Berta SL Danafia • Selasa, 13 Agustus 2024 | 16:42 WIB
BOS SMP SWASTA: Siswa SMPN 5 Bangkalan hendak pulang sekolah di Jalan Soekarno Hatta (5/4).
BOS SMP SWASTA: Siswa SMPN 5 Bangkalan hendak pulang sekolah di Jalan Soekarno Hatta (5/4).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) SMP swasta di Bangkalan fantastis. Jumlahnya mencapai Rp 26,3 miliar.

Namun dari 211 SMP swasta di Bangkalan, tujuh di antaranya tidak mendapat BOS.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan Heru Aliwardhana menjelaskan, petunjuk teknis (juknis) BOS untuk SMP negeri dan swasta sama.

Sedangkan besaran bantuan keuangan yang diterima berbeda-beda. Bergantung banyaknya siswa. Besaran BOS untuk satu siswa SMP Rp 1.260.000.

”Meski demikian, tidak semua sekolah swasta mau menerima hibah (BOS) ini,” ujarnya Senin (12/8).

Heru memaparkan, terdapat 211 SMP swasta di bawah naungan lembaganya. Namun, yang mendapatkan BOS hanya 204 SMP.

Jadi, ada tujuh lembaga yang tidak mendapat bantuan pendanaan dari pemerintah karena merasa bisa memenuhi kebutuhan operasional lembaganya secara mandiri.

”Mereka tidak mau, mungkin pendanaannya kuat,” jelasnya.

Mantan kepala SMPN 1 Socah itu menyatakan, alokasi BOS SMP swasta tahun ini meningkat Rp 38,3 juta dibandingkan 2023.

Kenaikan itu terjadi karena bertambahnya jumlah lembaga yang mendapat BOS. Sebab, tahun lalu anggaran dari APBN tersebut hanya dinikmati 197 SMP swasta.

”Setiap tahun pasti ada perubahan jumlah sekolah yang menerima BOS,” imbuhnya.

Kepala SMP IT Mutiara Ilmu Sanusi mengakui salah satu sekolah yang tidak mendapatkan BOS adalah lembaganya.

Alasannya, jumlah siswa di sekolahnya minim. Karena itu, pihaknya masih akan melakukan rapat internal untuk membahas pengajuan BOS.

”Ada informasi bahwa untuk mendapatkan bantuan tersebut tidak boleh menarik SPP. Sedangkan kami SMP swasta yang menarik SPP untuk membayar gaji guru,” katanya.

”Jadi, sementara belum bisa kami putuskan karena akan dibahas lebih lanjut secara internal,” pungkasnya. (ay/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#bangkalan #swasta #smp #bos