BANGKALAN, RadarMadura.id - Presiden Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Moh. Anis Anwari menyatakan Gubernur Jawa Timur (Jatim) periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa sebagai sosok pemimpin inspiratif. Kepemimpinan tersebut membuat Khofifah sebagai teladan bagi generasi muda di Jatim, khususnya Madura.
"Kami melihat bahwa ibu khofifah adalah tokoh yang inspiratif dalam hal kepemimpinan dan kepribadian," ujar Anis Anwari di acara puncak perayaan Dies Natalis ke-23 UTM, Senin (5/8).
Anis mengatakan kepemimpinan Khofifah sebagai gubernur banyak membawa dampak positif. Seperti halnya di acara puncak Dies Natalis ke-23 UTM yang banyak dihadiri oleh mahasiswa baru (Maba) tersebut.
Ia melihat Khofifah berhasil memotivasi maba UTM dengan pidato yang diberikan. Khofifah dinilai sukses membangkitkan semangat para mahasiswa untuk terus bekerja keras dalam menggapai impian. Terutama agar dapat berkontribusi bersama membangun Jatim di masa mendatang.
"Ini akan menjadi energi positif untuk mahasiswa baru agar kemudian bisa menjadi lebih semangat, energik dengan kehadiran ibunda Khofifah Indar Parawansa," ucapnya.
Untuk itu diapun berharap agar para Maba dapat terus meneladani kepemimpinan dan keberhasilan Khofifah selama memimpin Jatim. Terlebih, Khofifah telah berhasil menorehkan banyak prestasi gemilang bersama wakilnya Emil Elistianto Dardak.
"Keberhasilan dalam memimpin Jawa Timur selama satu periode terbukti dengan banyaknya pencapaian dan penghargaan. Itu adalah hal luar biasa menjadi inspirasi bagi mahasiswa baru," ujarnya.
Sementara itu, Khofifah menyampaikan diperlukan pemikiran yang kreatif untuk menciptakan banyak perubahan demi mendorong kemajuan besar. Termasuk bagi para Maba dalam belajar untuk menggapai impian di masa depan.
"Untuk semua mahasiswa baru, kompetisinya adalah kreativitas kita, imajinasi kita, proses pembelajaran kita, dan proses independent thingking (berpikir secara independen)," kata Khofifah.
Selain itu, dia juga berpidato diperlukan juga sentuhan inovasi untuk menghadapi barbagai tantangan dan modernisasi zaman. Sehingga dapat menjadi bekal berharga bagi generasi muda agar dapat berdaya saing secara global.
"Kompetisi kedepan dalam competion of creativity. Nanti kita akan melihat bagaimana kreativitas, inovasi, dan kompetensi, Indonesia diantara negara-negara lain di dunia," ucapnya. (par)
Editor : Hendriyanto