Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BPKAD Bangkalan Ajukan Belasan Randis Dilelang

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 7 Juli 2024 | 15:35 WIB
PARKIR: Warga sedang berjalan di sekitar kendaraan dinas kantor Pemkab Bangkalan, Jumat (5/7). (AYU LATIFAH/JPRM)
PARKIR: Warga sedang berjalan di sekitar kendaraan dinas kantor Pemkab Bangkalan, Jumat (5/7). (AYU LATIFAH/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan bakal menghapus aset kendaraan dinas (randis).

Terdapat belasan randis yang akan dihapus melalui mekanisme lelang. Saat ini randis tersebut sedang dihitung perkiraan harga satuannya.

Kabid Administrasi Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Abdoes Sjahid menyampaikan, tahun ini pihaknya akan menghapus sejumlah aset.

Aset yang akan dihapus tidak hanya randis. Tapi, ada sejumlah alat perkantoran yang juga dilelang tahun ini.

Sebagian aset yang dilelang tersebut merupakan barang milik pemkab yang gagal lelang tahun lalu.

Misalnya, alat perkantoran di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). ”Untuk alat perkantoran sudah laku beberapa bulan lalu. Harganya saya lupa,” katanya.

Randis yang diajukan lelang tahun ini ada 13 unit. Terdiri dari tiga unit kendaraan roda empat dan 10 unit kendaraan roda dua.

Sjahid mengaku, pihaknya sudah mengajukan proses lelang randis tersebut ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pamekasan seminggu yang lalu.

Menurutnya, nilai masing-masing aset belum ditentukan. ”Sekarang masih proses pengajuan untuk penilaian harganya. Setelah penilaian, baru meminta persetujuan Bapak Bupati,” paparnya.

Sjahid menjelaskan, pemkab tidak bisa menafsir sendiri harga barang yang akan dilelang. Harga lelang randis harus mengacu pada keputusan KPKNL Pamekasan.

”Ketentuannya kami tidak melakukan tafsiran harga. Tapi, lelang ini dilakukan secara terbuka,” jelasnya.

Menrutnya, hasil penjualan aset pemkab akan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Dia berharap randis tersebut terjual semua. ”Hasil lelangnya tentu  masuk ke kas daerah,” pungkasnya. (ay/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#BPKAD #aset #kendaraan dinas #Randis #KPKNL Pamekasan #dilelang #Menghapus