Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pengoperasian Trans Bangkalan Tak Kontinu

Ina Herdiyana • Rabu, 8 Mei 2024 | 13:40 WIB

 

LENGANG: Warga berjalan di dekat bus yang tengah parkir di Terminal Bangkalan, Selasa (7/5). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
LENGANG: Warga berjalan di dekat bus yang tengah parkir di Terminal Bangkalan, Selasa (7/5). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pengoperasian bus Trans Bangkalan belum sepenuhnya maksimal.

Buktinya, bus pelat merah yang dioperasikan organisasi angkutan umum dan kota (Organda) itu tidak beroperasi setiap hari.

Biasanya, bus itu beroperasi dua sampai tiga kali dalam seminggu. Sebab, Organda yang menjadi pengelola bus Trans Bangkalan terkendala biaya operasional dan perawatan.

”Belum dioperasikan penuh (dalam sepekan). Pengoperasiannya masih terbatas,” ucap Kasi Lalu Lintas Dishub Bangkalan Moh. Syaiful Rohman Selasa (7/5).

Selain itu, pengoperasian bus Trans Bangkalan masih menuai penolakan dari pemilik angkutan umum.

Dia menuturkan, masih banyak sopir angkutan yang menolak keberadaan bus Trans Bangkalan karena dinilai dapat mengurangi pendapatan sopir mobil penumpang umum (MPU).

”Jadi, pengoperasiannya masih terbatas,” ujarnya.

Syaiful enggan berkomentar lebih jauh saat dikonfirmasi tentang bus Trans Bangkalan.

Pihaknya berdalih pengelolaan bus yang tercatat sebagai aset dishub tersebut menjadi kewenangan Organda selaku pihak yang menyanggupi pengoperasian angkutan umum itu.

Di tempat terpisah, Ketua Organda Mulyadi mengutarakan, berdasar kesepakatan yang dibuat dengan pemerintah, bus Trans Bangkalan akan dioperasikan secara penuh selama seminggu.

Namun, pada tahap uji coba hanya dioperasikan dua hingga tiga kali dalam sepekan.

”Jadi, memang tidak dioperasikan penuh karena trayeknya juga tidak lengkap,” ujarnya.

Mulyadi mengaku sudah menetapkan besaran tarif angkutan Trans Bangkalan.

Misalnya, rute Kamal–Bangkalan sebesar Rp 10 ribu untuk masyarakat umum.

Sementara untuk guru antara Rp 7–8 ribu. Sedangkan  untuk siswa Rp 5 ribu.

Ada 7 unit bus Trans Bangkalan yang akan dioperasikan. Jika tidak ada kendala, pekan depan sudah mulai dioperasikan.

”Insyaallah pekan depan ada enam bus yang akan dioperasikan. Masing-masing rute kami sediakan dua bus,” tandasnya. (za/jup)

 Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

 

 

Editor : Ina Herdiyana
#bus #angkutan #Trans Jatim #mobil penumpang umum