BANGKALAN, RadarMadura.id – Warga Desa/Kecamatan Arosbaya dihebohkan dengan pertikaian yang menewaskan satu orang.
Pertikaian antara paman kontra keponakan itu terjadi pada Senin (15/4) sekitar pukul 19.00. Pemicunya, diduga dendam lama antara pihak yang berseteru.
Ceritanya, Baihaki, 56, warga Desa Glagga, Kecamatan Arosbaya, berkunjung ke rumah keponakannya yaitu Muslihin, 44, di Desa/Kecamatan Arosbaya.
Setiba di rumah Muslihin, Baihaki justru mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari Muslihin.
Muslihin menanyakan niat Baihaki datang berkunjung dengan nada yang tidak enak didengar.
Baihaki tidak terima dengan kata-kata yang dilontarkan oleh Muslihin. Apalagi, rumah yang ditempati Muslihin juga rumahnya.
Karena Baihaki tidak mau cekcok berkepanjangan dengan Muslihin, Baihaki memilih untuk mengalah dan pulang.
Saat sang paman hendak pulang, Muslihin masuk ke kamarnya dan mengambil sebilah celurit. Selanjutnya mengejar dan membacok korban.
”Pemicunya sementara karena cekcok. Sejak dulu keduanya memang sering bertengkar,” kata sumber koran ini.
Setelah bertikai, warga sekitar kemudian mengevakuasi keduanya ke Puskesmas Arosbaya untuk mendapatkan perawatan medis.
Sebab, Baihaki dan Muslihin sama-sama mengalami luka. Karena Baihaki meninggal, selanjutnya dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk diotopsi.
Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya, korban dan terduga pelaku masih memiliki hubungan kekerabatan.
”Kami masih mendalami motif dari kasus ini. Jadi, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut,” ujarnya.
Febri menambahkan, terduga pelaku saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Bangkalan.
”Kalau korban (Baihaki) sudah diotopsi di RSUD Syamrabu Bangkalan,” imbuhnya.
Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan Dokter Edy Suharto menyatakan, Baihaki mengalami luka di bagian perut, punggung, dan lengan kiri.
”Luka sabetan sajam di lengan kiri mengenai pembuluh darah. Kalau luka lainnya tidak begitu parah,” tandasnya. (za/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia