Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ratusan Lembaga Tanpa Kepsek Definitif, Dinas Pendidikan Bangkalan Ajukan Pengisian

Berta SL Danafia • Sabtu, 13 Januari 2024 | 15:17 WIB
SAKRAL: Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie mengambil sumpah dan janji jabatan kepala sekolah (kepsek) di Pendopo Agung, Rabu (20/12/2023). (PROKOPIM UNTUK JPRM)
SAKRAL: Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie mengambil sumpah dan janji jabatan kepala sekolah (kepsek) di Pendopo Agung, Rabu (20/12/2023). (PROKOPIM UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan berupaya mengisi kekosongan kepala sekolah (Kepsek) ratusan lembaga.

Ratusan lembaga itu tersebar di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kabid Tenaga Pendidikan (Tendik) Dispendik Bangkalan Muhammad Toha mengungkapkan, 121 sekolah tanpa Kepsek definitif. Perinciannya, 116 SD dan lima SMP.

Nama-nama guru yang akan dipromosikan menjadi calon kepala sekolah (cakep) sudah dikantongi.

”Kami tengah melakukan pengusulan baru untuk melengkapi kebutuhan Kepsek. Saat ini masih pemberkasan administrasi sebagaimana yang dipersyaratkan oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara),” ujarnya.

Promosi jabatan guru yang memenuhi syarat untuk diangkat menjadi Kepsek merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Karena itu, dispendik terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan untuk proses pengajuan.

”Pj Bupati tidak memiliki kewenangan untuk melakukan mutasi dan promosi jabatan,” terangnya.

Nama-nama cakep yang diusulkan menjadi Kepsek SMP terpenuhi. Mereka berasal dari cakep yang mengikuti seleksi 2022, tetapi belum diangkat karena terkendala administrasi.

”Yaitu, batas minimum mengajar di sekolah yang dituju belum terpenuhi. Syaratnya pernah mengajar di sekolah yang dituju empat tahun,” ujarnya.

Sedangkan cakep SD belum memenuhi jumlah kekosongan yang terjadi di lapangan.

Sebab, banyak guru yang tidak bersedia diangkat menjadi Kepsek. Mereka beranggapan tugas dan tanggung jawab Kepsek sangat besar.

”Data beberapa cakep SD yang diajukan ada di kantor. Sedangkan saya masih di luar. Tetapi yang pasti pengajuan cakep SD tidak sampai 116,” imbuhnya.

Toha menambahkan, lembaganya telah meminta koordinator wilayah (korwil) pendidikan di setiap kecamatan untuk mendorong agar guru-guru yang memenuhi syarat melengkapi berkas cakep.

Upaya itu dilakukan agar kekosongan Kepsek di jenjang SD segera terisi. ”Karena kami sekarang memang benar-benar kekurangan Kepsek,” sambungnya.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan mendorong promosi jabatan Kepsek segera dituntaskan.

Dengan demikian, kekosongan Kepsek bisa segera teratasi dan berdampak positif terhadap penyelenggaraan pendidikan.

”Kalau sudah diisi Kepsek definitif, Kepseknya bisa fokus meningkatkan mutu pendidikan,” katanya. (jup/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#bangkalan #Kepsek #madura