RadarMadura-id – RSUD merupakan lembaga layanan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Maka, peningkatan kualitas dan kuantitas layanan harus terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan.
Peningkatan layanan hanya dapat dilakukan dengan dua cara. Yakni, peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan sarana yang memadai. Karena itu, RSUD akan menambah SDM spesialistik. ”Pada 2024, kami akan membuka layanan kateterisasi jantung,” ucap Farhat.
Sarana dan prasarana (sarpras) pendukung untuk layanan tersebut sudah disiapkan. Alat kesehatan (alkes) canggih berupa chat lab telah didatangkan. Dengan demikian, saat ini menajemen RSUD Syamrabu tinggal mengatur teknis-teknis kecil pengoperasiannya.
”Layanan ini kami hadirkan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Khususnya, penderita penyakit jantung,” imbuhnya.
Mantan ketua IDI Bangkalan itu menambahkan, selama ini pelayanan kateterisasi jantung hanya dapat dilakukan di Surabaya. Dengan layanan baru itu, masyarakat Madura bisa melakukan kateterisasi jantung di rumah sakit milik Pemkab Bangkalan tersebut. ”Pelayanan kateterisasi jantung ini merupakan yang pertama di Madura,” sambungnya.
Selain itu, terang Farhat, RSUD Syamrabu akan memperbanyak layanan transfusi darah. Dengan demikian, apabila terdapat pasien yang membutuhkan donor darah dari anggota keluarganya, bisa langsung diproses.
Selama ini, kebutuhan darah dipenuhi melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkalan dan Surabaya. ”Sehingga layanan nantinya semakin maksimal,” katanya. (jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana