Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kapasitas Keilmuan Diakui Negara dan Dunia, 3 Guru Besar FEB Universitas Trunojoyo Madura Dikukuhkan

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 7 November 2023 | 12:26 WIB
DIKUKUHKAN: Rektor UTM Safi’ kukuhkan tiga guru besar FEB di Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer Senin (6/11). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
DIKUKUHKAN: Rektor UTM Safi’ kukuhkan tiga guru besar FEB di Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer Senin (6/11). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) secara resmi mengukuhkan tiga guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer Senin (6/11). Pengukuhan tiga guru besar itu dihadiri Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Tiga guru besar ekonomi yang dikukuhkan yaitu, Prof. Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si., CMA., CRA. Mantan rektor UTM dua periode tersebut menjadi guru besar bidang Ilmu Manajemen Pemasaran.

Kemudian, Prof. Dr. Bambang Haryadi, S.E., Ak., CA., CFrA., ACPA. Dia menyandang status sebagai guru besar Ilmu Akuntansi Keuangan. Terakhir yaitu Prof. Dr. Tarjo, S.E., M.Si., CFE., CFrA., CPA guru besar bidang Ilmu Akuntansi Forensik.

Rektor UTM Safi’ mengutarakan, gelar guru besar yang telah diperoleh ketiganya menandakan kualitas kelimuan ketiganya diakui negara, bahkan dunia. Sebab, untuk memperoleh gelar profesor harus memiliki pemikiran yang dituangkan dalam bentuk artikel dan dipublikasikan di jurnal internasional.

”Artinya, standar keilmuan tiga guru besar ini sudah standar dunia,” ucapnya.

Pihaknya berharap ketiga guru besar FEB itu dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Madura. Apalagi, UTM saat ini fokus melakukan riset dan pengabdiannya kepada masyarakat. Utamanya yang berkaitan dengan potensi Madura.

UCAPKAN SELAMAT: Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan sambutan saat pengukuhan guru besar FEB di Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer UTM Senin (6/11). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
UCAPKAN SELAMAT: Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan sambutan saat pengukuhan guru besar FEB di Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer UTM Senin (6/11). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

”Periode saya ini tidak hanya pengembangan potensi Madura, tapi juga pengembangan sosial masyarakat,” urainya.

Pakar hukum tata negara itu mengungkapkan, UTM saat ini tercatat memiliki 18 guru besar. Separonya dikukuhkan tahun ini. Ke depan, akan semakin banyak dosen yang menyandang status sebagai profesor di kampus yang dinakhodainya.

Sebab, bertambahnya guru besar sangat berdampak pada peningkatan akreditasi prodi, maupun institusinya. Apalagi, 2024 mendatang pihaknya menargetkan UTM menjadi institusi perguruan tinggi negeri yang berakreditasi unggul.

”Ada penilaian kualitas SDM, jadi guru besar ini juga memiliki pengaruh terhadap peningkatan akreditasi UTM,” ujarnya.

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan, pihaknya optimistis pengukuhan guru besar itu akan berdampak positif bagi UTM, khususnya untuk FEB. Penerapan ilmu manajemen pemasaran, akuntansi keuangan, dan akuntansi forensik tengah dibutuhkan Indonesia.

”Pengukuhan guru besar ini menandai semakin kuatnya fondasi keilmuan di UTM,” tuturnya. (za/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#ilmu #Standar #bangkalan #utm #Fakultas Ekonomi dan Bisnis #manajemen #perguruan tinggi #Keilmuan #mendes #abdul halim iskandar #bidang #dunia #akuntansi #guru besar #madura #FEB #pdtt