Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

RSUD Syamrabu Sediakan HS Troponin I untuk Deteksi Dini Serangan Jantung

Ina Herdiyana • Senin, 23 Oktober 2023 | 17:10 WIB
RAMAH: Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Syamrabu Handini Dewi, A.Md.K, S.K.M. (RSUD SYAMRABU UNTUK JPRM)
RAMAH: Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Syamrabu Handini Dewi, A.Md.K, S.K.M. (RSUD SYAMRABU UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Laboratorium RSUD Syamrabu Bangkalan memiliki peranan penting terhadap kesehatan. Sebab, pemeriksaan laboratorium dapat membantu dokter menentukan diagnosis penyakit yang diderita pasien.

Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Syamrabu Handini Dewi menyatakan, salah satu pemeriksaan di laboratorium RSUD Syamrabu menggunakan high sensitivity (HS) troponin I (TnI). Yaitu, suatu pemeriksaan untuk deteksi dini penyakit serangan jantung.

"HS troponin I adalah alat diagnostik untuk mendeteksi kelainan gangguan jantung dengan cedera minimal pada otot jantung," ujarnya.

Berdasar data rekam medis di lembaganya, jumlah kunjungan dengan diagnosis penyakit jantung selama Januari–September mencapai 8.245 pasien. Sedangkan tiga diagnosis tertinggi yaitu decompensasi cordis atau gagal jantung.

Yang kedua, congestive heart failure (CHF) alias gagal jantung kongestif. Yaitu, situasi saat jantung tidak dapat memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh. Terakhir, heart disease atau penyakit jantung.

"Pelayanan penyakit jantung saat ini merupakan prioritas utama di RSUD Syamrabu Bangkalan. Sebab, angka kunjungan tertinggi di poli jantung dengan diagnosis terbanyak," imbuhnya.

Pemeriksaan HS troponin I biasanya dilakukan ketika pasien diduga mengalami gejala serangan jantung.  Gejala yang perlu dikenali, terasa nyeri di bagian dada seperti terasa sesak, diremas, atau ditekan.

Kemudian, sambung Dini, terasa nyeri dada yang menjalar dari dada ke lengan, rahang, leher, punggung, dan perut. Kemudian, sesak napas, pusing, keringat dingin, mual, muntah, batuk atau mengi. 

”Tujuan pemeriksaan HS troponin I karena lebih sensitif  pada otot jantung. Laboratorium UOBK RSUD Syamrabu telah tersedia alat untuk pemeriksaan Hs troponin. Pemeriksaannya tidak memerlukan persiapan khusus dan pasien tidak perlu puasa," imbuhnya.

Dengan HS troponin I, penyakit jantung dapat dideteksi dini. Skrining penyakit jantung pada subjek asimptomatik direkomendasikan untuk orang dewasa dengan usia di atas 40 tahun. (jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#bangkalan #troponin I #congestive heart failure #faskes #penyakit jantung #CHF #kesehatan #high sensitivity #kota salak #radar madura #rsud syamrabu