BANGKALAN, RadarMadura.id – Kecintaan terhadap budaya seperti seni tari penting ditanamkan kepada anak sejak dini. Tujuannya, agar kesenian warisan nenek moyang itu terus lestari.
Pegiat Tari Sanggar Tarara Bangkalan Sudarsono mengatakan, tari yang diajarkan kepada anak-anak merupakan seni hiburan. Seni itu sesuai dengan norma-norma yang berlaku.
”Norma yang dimaksud pada saat menampilkan tari, misalnya pakaian yang digunakan, dan gerakan sangat sopan,” terangnya Sabtu (30/9).
Pria yang akrab disapa Darso itu menyampaikan, kesenian tari penting diajarkan sejak dini.
Tujuannya, agar anak-anak mengenal kesenian yang diwariskan leluhurnya. Sebab, jika tidak dikenalkan sejak dini, bisa jadi para generasi muda lebih menggemari kesenian dari luar.
”Seni tari ini penting diajarkan sejak dini untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap tarian tradisional secara utuh,” ucapnya.
Darso mengakui, tantangan dalam pelestarian kesenian tidak mudah. Anak-anak harus diyakinkan bahwa seni tari bisa memberikan manfaat.
Baik untuk meningkatkan pengetahuan, moral, maupun bermanfaat secara finansial.
”Kalau tidak bermanfaat, cenderung akan ditinggalkan. Tapi kalau bermanfaat, anak-anak akan tekun dan melestarikan seni tari ini,” ujarnya. (za/pen)
Editor : Abdul Basri