Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Memprihatinkan, Fasilitas Taman Rekreasi Kota Bangkalan Mulai Rusak

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 6 September 2023 | 14:43 WIB
AIR DANAU MENYUSUT: Pengunjung berada di Taman Rekreasi Kota, Kamis (24/8). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
AIR DANAU MENYUSUT: Pengunjung berada di Taman Rekreasi Kota, Kamis (24/8). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Kondisi Taman Rekreasi Kota (TRK) memprihatinkan. Beberapa sarana dan prasarana (sarpras) destinasi wisata di belakang Stadion Gelora Bangkalan (SGB) itu tak berfungsi. Salah satunya, air danau menyusut lantaran pompa air rusak.

Ada juga fasilitas lain yang perlu direnovasi. Yakni, wahana bermain anak-anak dan tempat bersantai pengunjung. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan berencana merenovasi destiansi wisata tersebut dalam waktu dekat. Dengan catatan, ada investor yang berkenan mendukung pengembangan TRK.

Koordinator TRK Disbudpar Bangkalan Wahyudi mengutarakan, untuk meningkatkan jumlah pengunjung, pihaknya berencana memperbarui wahana di TRK. Misalnya, dengan memperbaiki dan memoles perahu bebek menjadi lebih menarik.

Beberapa tahun terakhir, instansinya belum melakukan pengadaan barang baru untuk menunjang kenyamanan customer saat berkunjung ke TRK. Namun, pemeliharaan tetap dilakukan.

Menurut Wahyudi, perahu bebek di TRK sudah tidak layak digunakan. Pihaknya telah mengajukan beberapa fasilitas untuk diperbarui. ”Kami sudah mengajukan pembaruan sarpras,” katanya.

Selain itu, untuk mendorong dan meningkatkan destinasi wisata tersebut, pihaknya juga mengincar keterlibatan investor untuk mengembangkan TRK. ”Kami juga mengajak pelaku budaya dan seniman ikut meramaikan dengan menggelar kegiatan di sana, kami akan fasilitasi,” ajaknya.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan menyambut baik rencana tersebut. Hanya, pengelolaan dan manajemen TRK perlu diperjelas oleh dinas terkait. Dengan demikian, keberadaannya bisa menyumbang PAD.

Sebelum melangkah ke sana, manajemen TRK harus dievaluasi. Sebab, selama ini belum dibahas secara detail,” sarannya. (za/onk)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Taman Rekreasi Kota #bangkalan #sarpras #Komisi D #rusak #investor #disbudpar #TRK #fasilitas #pembaruan #destinasi wisata