BANGKALAN, RadarMadura.id – TM Putra 1180 keluar sebagai juara dalam ajang turnamen sepak bola bertajuk Bupati Cup 2023. Tim sepak bola asal Kecamatan Tanah Merah itu berhasil menundukkan Tim Palapa dari Kecamatan Arosbaya melalui drama adu penalti di Stadion Glora Bangkalan (SGB), Senin (28/8).
Di babak pertama, kedua kesebelasan bermain hati-hati dan saling meraba kekuatan. Namun, jual beli serangan tetap terjadi. Secara statistik, penguasaan bola kedua tim cukup imbang. Alhasil, tidak ada gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Sementara di babak kedua, TM Putra 1180 maupun Palapa saling bermain terbuka. Bahkan, TM Putra 1180 mendapat peluang emas saat gawang lawan dalam keadaan kosong. Namun, peluang itu gagal dimanfaatkan untuk mencetak gol.
Kedua kesebelasan harus puas dengan bermain imbang 0-0 selama 90 menit waktu normal. Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan adu penalti. Sebab berdasarkan keputusan technical meeting (TM), penentuan juara dilakuan melalui tendangan 12 saat bermain imbang selama 2X45 menit.
Dari lima penendang pertama, salah satu penendang pinalti TM Putra 1180 gagal melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai algojo. Hal serupa juga terjadi pada salah satu eksekutor tim Palapa.
Tim Palapa berlanjut setelah penendang penalti keenamnya kembali gagal menunaikan tugasnya dengan baik. Sebab, tendangannya berhasil dibaca dengan baik oleh kiper TM Putra 1180 yang dikawal Ahmad Hidayat. Sementara penendang keenam TM Putra 1180 berhasil mengeksekusi tendangan penalti.
Hasil pertandingan itu menobatkan tim TM Putra 1180 keluar sebagai kampiun dalam turnamen sepak bola Bupati Cup. Bahkan, kiper andalannya, Ahmad Hidayat, dianugerahi sebagai pemain terbaik dalam turnamen itu.
Manajer TM Putra 1180 Nadir Tosin mengatakan, dalam turnamen Bupati Cup, setiap tim dapat mendaftarkan 30 pemain. Ketentuannya, pemain yang didaftarkan harus berdomisili di Bangkalan. Dengan demikian, tidak boleh mendatangkan pemain luar daerah.
”Sedangkan pemain yang boleh diturunkan dalam setiap pertandingan maksimal enam pemain senior dan lima lainnya pemain U-23,” ujarnya.
Nadir Tosin sangat bersyukur timnya bisa menjadi yang terbaik dan keluar sebagai juara dalam turnamen itu. Capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan para pendukung tim kebanggaan TM Putra 1180.
”Alhamdulillah, kami bisa juara 1,” imbuhnya.
Nadir berharap, keluarnya TM Putra 1180 sebagai juara satu di turnamen Bupati Cup bisa menjadi pertanda baik bagi masyarakat Kecamatan Tanah Merah. Yakni, akan adanya Bupati Bangkalan yang berasal dari Kecamatan Tanah Merah.
”Juara satu Bupati Cup didapat Kecamatan Tanah Merah. Semoga Bupati Bangkalan berikutnya juga berasal dari Kecamatan Tanah Merah,” harapnya. (bam/jup/dry)
Editor : Hendriyanto