BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemberantasan peredaran rokok ilegal dimasifkan. Salah satunya dengan mengedukasi mahasiswa yang digelar di Universitas Trunojoyo (UTM) Madura Rabu (5/7).
Sekretaris Satpol PP Bangkalan Muhammad Hasbullah menyatakan, pemahaman tentang peranturan perundang-undangan di bidang cukai menyasar berbagai kalangan. Mulai dari organisasi agama, masyarakat, hingga mahasiswa.
”Selain di UTM, kami kemarin (Selasa) juga melaksanakan kegiatan serupa di STIT Al-Ibrohimy,” ucapnya.
Hasbul menyampaikan, lembaganya sengaja menyasar mahasiswa dalam pemberantasan rokok ilegal. Sebab, mahasiswa akan menjadi generasi penerus yang dapat diandalkan dalam berbagai aspek. Salah satunya dalam hal pemberantasan rokok ilegal. ”Kami berharap, mahasiswa ikut serta dalam pemberantasan rokok ilegal,” katanya.
Hasbul menyatakan, ada dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari rokok ilegal. Yakni, bisa berakibat sanksi hukum pidana bagi yang memproduksi dan mengedarkan. Selain itu, risiko terhadap kesehatan lebih besar karena kandungannya tidak jelas.
Staf Humas Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura Walida Utami menyatakan, peredaran rokok ilegal berdampak serius. Terutama dalam aspek ekonomi. Rokok ilegal yang diedarkan dapat merugikan negara karena tidak menyumbang pajak.
”Fokus kami di bidang perekonomian. Sebab, rokok ilegal yang beredar merugikan negara,” katanya. (jup/pen)
Editor : Abdul Basri