Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Penyakit Ginjal Bisa Dicegah sejak Dini

Abdul Basri • Senin, 1 Mei 2023 | 18:34 WIB
Dokter Penanggung Jawab Poli Dalam RSUD Syamrabu DR. ROSIDA FAJARIYA, SP.PD-KGH, FINASIM
Dokter Penanggung Jawab Poli Dalam RSUD Syamrabu DR. ROSIDA FAJARIYA, SP.PD-KGH, FINASIM
BANGKALAN – Menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Termasuk, menjaga kesehatan ginjal.

Apalagi, penyakit ginjal menjadi salah satu masalah kesehatan dunia. Bahkan, diperkirakan ada 850 juta penduduk di seluruh dunia menderita penyakit ginjal karena berbagai sebab.

Dokter Penanggung Jawab Poli Dalam RSUD Syamrabu Rosida Fajariya mengatakan, penyakit ginjal kronik (PGK) itu menyebabkan paling sedikit 2,4 juta kematian dalam setahun. Saat ini penyakit ginjal menjadi pemicu kematian nomor urut keenam terbesar di dunia.

Menurutnya, gangguan ginjal akut (GgGA) juga dapat berlanjut menjadi PGK. Tercatat ada sekitar 13 juta penduduk di seluruh dunia dan 85 persen kasus ditemukan di negara berpenghasilan rendah. Selain itu, sekitar 1,7 juta penduduk setiap tahun meninggal dunia karena penyakit ginjal.

”Kesehatan ginjal masih belum diperhatikan oleh masyarakat sehingga beban penyakit ginjal makin meningkat di seluruh dunia,” katanya.

Dia menyatakan, secara umum, kebijakan dan strategi nasional untuk penyakit tidak menular atau non-communicable diseases (NCD) ada di banyak negara. Namun, kebijakan khusus terhadap penapisan, pencegahan, dan pengobatan penyakit ginjal itu masih sangat minim.

Bahkan, lanjut dia, lebih dari separo atau 53 persen dari negara-negara yang memiliki strategi NCD menyeluruh tidak memiliki pedoman atau strategi untuk meningkatkan perawatan penderita PGK. ”Baik secara spesifik atau dalam strategi NCD yang lebih luas,” ujarnya.

Rosida menyampaikan, demi pentingnya kesehatan ginjal bagi seluruh masyarakat, The International Federation of Kidney Foundation (IFKF) mencanangkan Hari Ginjal Se-Dunia/ World Kidney Day (WKD). Kegiatan tersebut diperingati di seluruh dunia sejak 2006 setiap Kamis pekan kedua Maret. ”Tahun ini jatuh pada Kamis (9/3),” tutur perempuan berhijab itu.

Dia menjelaskan, tema WKD tahun ini adalah Kesehatan Ginjal untuk Semua, Mempersiapkan yang Tak Terduga, Mendukung yang Rentan. Dalam peringatan Hari Ginjal Sedunia tersebut mempromosikan akses yang terjangkau dan merata ke pendidikan kesehatan, perawatan kesehatan, dan pencegahan penyakit ginjal bagi semua lapisan masyarakat.

Sementara itu, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) sebagai anggota ISN turut berperan aktif dalam rangkaian kegiatan WKD setiap tahun. Hari Ginjal Sedunia diselenggarakan untuk mengingatkan adanya PGK yang merupakan penyakit berbahaya dan sebenarnya dapat dicegah.

”Penyebaran informasi dan edukasi mengenai kesehatan ginjal menjadi hal yang sangat penting. Mengingat, upaya pencegahannya harus dimulai sejak dini,” ucapnya.

Dia mengatakan, Pernefri selalu berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal. ”Yaitu, melakukan edukasi mengenai pengenalan faktor risiko dan upaya pencegahannya,” pungkasnya. (jup/daf) Editor : Abdul Basri
#faskes #jaga kesehatan #penyakit ginjal #ginjal #kesehatan #rsud syamrabu