Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Event Karapan Sapi Tingkat Kewedanan di Bangkalan Tak Dianggarkan

Abdul Basri • Jumat, 10 Maret 2023 | 08:37 WIB
KARAPAN SAPI: Pejoki memacu sepasang sapi di lintasan garis finis di lapangan RP Moch. Noer Bangkalan, Minggu (26/2). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
KARAPAN SAPI: Pejoki memacu sepasang sapi di lintasan garis finis di lapangan RP Moch. Noer Bangkalan, Minggu (26/2). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
BANGKALAN – Karapan sapi tingkat kawedanan nihil anggaran. Pemkab tidak menyediakan dana untuk kegiatan tersebut. Meski begitu, event tersebut tetap akan digelar.

Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Hendra Gemma Dominant menyatakan, sebenarnya tahun ini event kebudayaan cukup meriah dan padat. Terdiri atas event kirap budaya, karapan sapi, dan pameran jajanan kuliner. ”Event kebudayaan tahun ini dipastikan ada,” katanya kemarin (8/3).

Menurut Hendra, event besar tetap pelaksanaan karapan sapi. Sesuai agenda, tahun ini ada empat event karapan sapi. Satu event bersifat umum dan tiga event lainnya dilaksanakan khusus pemilik pasang sapi warga Bangkalan.

Hendra menyatakan, untuk event karapan sapi tingkat kecamatan atau kawedanan akan dilaksanakan Agustus. Sementara di tingkat kabupaten dan karesidenan menunggu petunjuk bakorwil.

Dia menyebutkan, karapan sapi antar kecamatan itu dilaksanakan oleh panitia kawedanan. Satu kawedanan bisa menaungi empat hingga lima kacamatan dari 18 kecamatan.

Selama ini, lanjut dia, event karapan yang digelar antar kawedanan itu, pemkab hanya men-support anggaran melalui pemberian hadiah.

”Empat kawedanan dulu sebelum Covid-19, itu ada dana support dari kita. Namun, tiap tahun tidak bisa dipastikan ada. Cuma tahun ini tidak ada,” terangnya.

Hendra menjelaskan, biasanya satu kawedanan dapat bantuan Rp 5 juta. Karena tahun ini kena refocusing, dipastikan tidak ada. Pemkab hanya menyediakan anggaran karapan sapi Rp 200 juta untuk 48 pasang pada seleksi antar kabupaten. ”Tahun ini yang ada dari daerah (APBD). Itu untuk event karapan sapi antar kabupaten,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman menyatakan, event karapan sapi merupakan salah satu event kebudayaan yang wajib dilestarikan. Karena itu, pihaknya tetap mengupayakan agar dibahas di timgar dan banggar. ”Kita upayakan, kalau memang event karapan sapi tingkat kecamatan tidak ada anggarannya,” tandasnya. (ay/daf)

  Editor : Abdul Basri
#piala presiden #kewedanan #karapan sapi #disbudpar bangkalan #Kepala Disbudpar Bangkalan