Prestasi yang diraih tiga bersaudara tersebut, yakni perenang terbaik antar sekolah se-Indonesia. Jumlah peserta mencapai ribuan. Event tersebut berlangsung di Kabupaten Sleman, DI Jogjakarta, pada Sabtu (4/2) dan Minggu (5/2).
Javier merupakan perenang terbaik kategori kelompok umur (KU) 3 atau kelahiran 2010–2011, memperoleh 5 medali emas dan 5 perak. Sedangkan Javas perenang terbaik KU-4 atau kelahiran 2012–2013 membawa pulang 5 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Jibra perenang terbaik KU-5 atau kelahiran 2014–2015 yang berhasil membawa 5 medali emas dan 1 perunggu.
Kepala SDN Demangan 1 Bangkalan Kinanto mengaku bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya. Apalagi, prestasi yang diraih anak didiknya itu tingkat nasional. ”Kami apresiasi anak didik kami yang telah menorehkan prestasi tingkat nasional dengan menjadi perenang terbaik,” katanya.
Kinanto berharap, prestasi yang diraih oleh anak didiknya tersebut menjadi penyemangat bagi teman-teman yang lain di SDN Demangan 1 dan juga pelajar Bangkalan lainnya. Sebab, mereka tidak hanya mengharumkan sekolah, melainkan juga mengharumkan Bangkalan.
”Kami bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih tiga bersaudara tersebut. Hal itu tidak terlepas dari dukungan orang tuanya,” tegasnya.
Guru olahraga SDN Demangan 1 Ardi menyatakan Akhmad Javier Hamid, Akhmad Javas Hamid, dan Akhmad Jibra Hamid memang lebih unggul dibanding pelajar lainnya di bidang olahraga. Karena itu, dia ingin pelajar lainnya meniru jejak mereka, meskipun bukan di bidang olahraga renang. ”Kami betul-betul bangga. Semoga ke depan semakin maju dan lebih baik,” harapnya.
Semantara itu, Akhmad Ahadiyan Hamid, ayah tiga bersaudara itu, mengaku bangga atas prestasi yang diraih anaknya. Sebagai orang tua, dia akan terus mendukung dan akan membimbing agar prestasi yang diraih semakin baik ke depannya. ”Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak kami,” katanya.
Menurut pria yang akrab disapa Dhiet itu, prestasi yang diraih anaknya tidak terlepas dari binaan gurunya. Tak terkecuali, guru olahraga. Dia tidak henti-hentinya mengucap syukur karena latihan dan usahanya selama ini membuahkan hasil. ”Sekali lagi, semoga ke depan lebih baik dan semakin maju,” harapnya. (rul/yan/par) Editor : Abdul Basri