Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Nelayan Tiga Desa Lestarikan Budaya Rokat Tase’

Abdul Basri • Selasa, 16 Agustus 2022 | 03:58 WIB
LESTARIKAN TRADISI: Sejumlah nelayan mengikuti Rokat Tase’ di perairan Bangkalan kemarin. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)
LESTARIKAN TRADISI: Sejumlah nelayan mengikuti Rokat Tase’ di perairan Bangkalan kemarin. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)
BANGKALAN, Jawa Pos Radar MaduraRokat tase’ yang diadakan oleh gabungan tiga desa di Kabupaten Bangkalan berlangsung meriah. Warga Desa Bandaran, Lebak, dan Pangeranan menjadi satu untuk merayakan acara tahunan ini.

Ketua panitia Hasan mengatakan, acara ini sebagai bentuk rasa syukur warga yang berprofesi sebagai nelayan. Harapannya selalu dalam lindungan Allah SWT. Juga, agar hasil tangkapan di laut berlimpah dan barokah.

”Kalau angin besar itu, para nelayan terkadang menghadapi kesulitan saat di laut, jadi dengan ini semoga mereka dipermudah segalanya,” ucapnya kemarin (14/8).

Dalam acara rokat tase’ ada pelarungan perahu yang berisi sesajen dan peletakan kepala sapi di muara laut. ”Kenapa kepala sapi? Karena itu sudah turun-temurun dari nenek moyang kami, jadi tidak ada alasan-alasan tertentu,” jelasnya.

Tahun ini perayaannya kurang meriah. Sebab, pihaknya masih ada imbauan menaati protokol kesehatan. Ketua RW Dusun Bandaran Ahmad Halili berharap pada tahun berikutnya lebih meriah. Acara ini harus tetap dilestarikan karena bagian dari warisan nenek moyang mereka.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Moh. Hasan Faisol mengatakan, rokat tase’ ini sangat bagus untuk masyarakat Bangkalan. Inti dari kegiatan ini mendoakan orang yang mencari nafkah di lautan karena risiko pekerjaan mereka sangat tinggi.

”Jadi saya sangat mendukung acara ini. Sangat mengapresiasi juga, dan ini harus dilestarikan,” tegasnya. (c2/han) Editor : Abdul Basri
#tiga desa #lestarikan budaya #rokat tase’ #nelayan