Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemohon Perekaman E-KTP Di MPP Membeludak

Abdul Basri • Rabu, 11 Mei 2022 | 03:50 WIB
HARUS BERSABAR: Warga antre untuk melakukan perekaman e-KTP di MPP kemarin. (JUPRI/RadarMadura.id)
HARUS BERSABAR: Warga antre untuk melakukan perekaman e-KTP di MPP kemarin. (JUPRI/RadarMadura.id)
BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemohon perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di mal pelayanan publik (MPP) membeludak kemarin (9/5). Ratusan warga rela antre berjam-jam demi bisa memiliki kartu indentitas yang dikeluarkan dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) tersebut.

Zulfa Karindra Dewi, warga Desa/Kecamatan Kwanyar, mengaku sudah lima jam mengantre perekaman e-KTP di lantai tiga Bangkalan Plaza. Antrean panjang terjadi di luar dugaan perempuan berusia 19 tahun itu. ”Sudah lima jam, tadi (kemarin, Red) datang pukul 10.00, ternyata sudah ramai,” ujarnya.

Dia merupakan pemohon pemula yang baru mengurus e-KTP karena selama ini mengenyam pendidikan di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Kwanyar. Sebelum kembali ke pondok, dirinya sengaja menyempatkan waktu untuk melakukan perekaman di MPP.

”Saya mengurus (e-KTP) supaya tidak ribet kalau mau mengurus apa-apa. Misalnya, mau nikah atau lain-lain,” tutur perempuan berhijab itu.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Dispendukcapil Bangkalan Agus Suharyono mengakui adanya lonjakan pemohon perekaman e-KTP. Biasanya dalam sehari pemohon hanya sekitar 100 orang. Namun di hari pertama kerja pasca cuti bersama dan libur panjang, pemohon naik signifikan. ”Pukul 11.00 petugas kami di MPP melapor sudah ada 250 pemohon,” ujarnya.

Lonjakan yang terjadi hanya di pelayanan perekaman e-KTP. Pemohonnya didominasi pemula. Sedangkan jumlah pemohon penerbitan adminduk lainnya seperti kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran relatif sama dengan hari-hari biasa. Dia memprediksi, lonjakan permohonan perekaman e-KTP disebabkan banyaknya perantau yang pulang.

Agus menuturkan, lonjakan pemohon perekaman e-KTP terjadi di luar dugaan lembaga. Untuk mengatasi antrean panjang, pihaknya mengerahkan satu unit mobil perekaman dan pencetakan e-KTP keliling di lantai dasar Bangkalan Plaza (Banplaz). Tujuannya, mempercepat perekaman dan pencetakan e-KTP

”Kami ingin masyarakat yang datang terlayani. Kasihan kalau pemohon harus datang dua kali, apalagi kalau jaraknya jauh,” sambungnya.

Sebenarnya, perekaman e-KTP dapat dilakukan di setiap kecamatan. Namun karena adanya updating sistem informasi administrasi kepedudukan (SIAK), semua perangkat perekaman di kecamatan membutuhkan updating. Karena itu, pemohon yang yang datang langsung ke MPP.

”Dengan dioperasikannya mobil perekaman keliling ini, kami memperbantukan tenaga penerbitan adminduk lainnya yang ada di kantor,” terangnya.

Agus belum memastikan hingga berapa lama mobil perekaman e-KTP keliling itu akan diperbantukan di MPP. Pihaknya bakal melihat situasi dan kondisi jumlah pemohon yang datang setiap hari. Tetapi, biasanya lonjakan pemohon perekaman itu terjadi tujuh kerja pasca libur Lebaran. ”Belum tahu sampai kapan, kita coba lihat nanti seperti apa,” tandasnya. (jup/onk) Editor : Abdul Basri
#Pemohon Perekaman #dispendukcapil #mpp #e-ktp