Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Putri Anggota TNI yang Pilih Jadi Polwan

Abdul Basri • Kamis, 2 September 2021 | 01:57 WIB
putri-anggota-tni-yang-pilih-jadi-polwan
putri-anggota-tni-yang-pilih-jadi-polwan

MELIHAT papan nama yang dikenakan Briptu Devi Maslahatul Ummah membuat wartawan dan fotografer koran ini senyam-senyum. Terlihat jelas tulisan kapital berwarna putih ”Devimu” di papan nama dada. Wartawan pun langsung menginterviewnya tanpa menanyakan identitas terlebih dahulu.


Sebagai anggota polri, Devi menyatakan siap bertugas di mana saja. Tetapi dia bersyukur, setelah diterima menjadi polisi dan menjalani pendidikan, ternyata langsung ditempatkan di Bangkalan. Kebetulan,  perempuan kelahiran tahun 1997 itu asli Kota Salak.


Devi menuturkan, lulus SMA tahun 2015. Kemudian ikut tes rekrutmen anggota Polri sekali dan langsung diterima. Sebenarnya dia ikut tes rekrutmen anggota TNI juga. Namun karena diterima sebagai anggota Polri, dia tidak menghiraukan hasil tes TNI. Selanjutnya, dia fokus menjalani pendidikan selama tujuh bulan. ”Setelah lulus, lalu ditempatkan di Polres Bangkalan sejak 2016,” ujarnya.


Polwan yang berulang tahun setiap 8 Oktober itu menambahkan, kali pertama berdinas di Polsek Socah selama 5 bulan. Lalu, sejak 2017 dimutasi ke Satlantas Polres Bangkalan hingga saat ini.


Awalnya, Devi bertugas di bagian administrasi Satlantas Polres Bangkalan. Lalu, digeser ke bagian pelayanan KB Samsat Bangkalan. ”Memang paling lama bertugas di bagian administrasi,” imbuh perempuan murah senyum itu.


Anak sulung dari pasangan suami istri (pasutri) Jusuf dan Nanik Ida Suzana itu memiliki dua saudara. Menjadi seorang Polwan merupakan cita-cita Devi sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Dia bermimpi menjadi abdi negara karena ayahnya anggota TNI. ”Alhamdulillah bisa tercapai,” urainya.


Hal yang tidak pernah Devi lupakan sejak menjadi Polwan adalah saat menjalani pendidikan. Dia tidak menyangka cita-citanya bisa terwujud. Sejak awal Devi mandiri. Artinya, tidak melibatkan ayah, meskipun anggota TNI. ”Selain keinginan pribadi, tekad saya menjadi Polwan semakin bulat karena didukung keluarga,” tegasnya.


Devi berniat melanjutkan sekolah. Seperti pendidikan kejuruan (dikjur) atau desentralisasi pendidikan pengembangan spesialisasi (dikbangspes). ”Buat ayah dan mama, Devi minta maaf kalau suka ngerepotin, bikes (bikin kesal), nyebelin, bikin emosi. Ke depan, saya ingin membahagiakan orang tua,” bebernya.


Sebagai anggota Polri, Devi sadar harus mengabdi kepada negara. Maka dari itu, dia terus melakukan pendekatan dan pelayanan kepada masyarakat. ”Saya lebih mengutamakan senyum, sapa, dan salam. Selamat HUT Ke-73 Polwan. Semoga lebih baik, kompak, dan semakin jaya,” harapnya. 

Editor : Abdul Basri
#bangkalan