Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Satu Puskeswan Harus Layani Sembilan Kecamatan

Abdul Basri • Kamis, 28 Mei 2020 | 05:15 WIB

BANGKALAN –  Pusat (kesehatan hewan puskeswan) di Bangkalan minim dan jauh dari ideal. Sampai saat ini hanya ada dua puskeswan, yakni di Kecamatan Socah dan Kecamatan Burneh. Selain itu, hanya ada satu klinik hewan di Kecamatan Kota.


Akibatnya, masing-masing puskeswan tersebut harus melayani peternak di sembilan kecamatan. Upaya penambahan puskeswan belum bisa dilakukan tahun ini. Sebab, terkendala ketersediaan anggaran.


Kepala Dinas Peternakan Bangkalan Ahmad Hafid mengatakan, pihaknya harus menjalankan aktivitas pelayanan kesehatan hewan di masyarakat dengan kerja ekstra. ”Kami akan tetap melaksanakan sistem pelayanannya, karena tidak ada penambahan puskeswan,” ujarnya kemarin (26/5).


Tahun ini pihaknya memang tidak menambah puskeswan baru dan rumah potong hewan (RPH). Itu lantaran ada pemangkasan anggaran di lembaganya. ”Kami akan berikan pelayanan maksimal menggunakan petugas yang ada,” janjinya.


Salah seorang petugas Swadaya Kesehatan Hewan Disnak Bangkalan Mustofa mengaku, tugas dan pekerjaannya sebagai petugas swadaya. Poin pentingnya adalah melayani masyarakat. ”Saya sering bertugas tanpa upah dari masyarakat, karena maksud hati hanya ingin menolong,” tuturnya. (hel)

Editor : Abdul Basri