Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah, TRK Belum Sumbang PAD

Abdul Basri • Jumat, 22 September 2017 | 07:20 WIB
Photo
Photo

BANGKALAN – Pengelolaan panggung Taman Rekreasi Kota (TRK) Bangkalan kini sudah menjadi wewenang dinas pemuda dan olahraga (dispora). Sayangnya, fasilitas yang dibangun dengan anggaran miliar rupiah itu belum bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Wakil rakyat pun protes.


Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman menyayangkan bangunan yang menghabiskan uang miliaran tersebut mubazir. Apalagi keberadaan panggung TRK sempat terbengkalai karena instansi terkait saling lempar tanggung jawab. Pihaknya berjanji akan mengevaluasi kinerja dinas berwenang.


”Memang terbengkalai gara-gara ada perubahan SOTK baru. Tapi kepastiannya akan kami evaluasi dinas terkait. Seberapa jauh pengelolaan aset itu,” kata politikus partai Demokrat itu, Kamis (21/9).


Abdurrahman meminta agar instansi tersebut mulai memikirkan pengelolaan panggung TRK  ke depan.”Padahal sangat potensial untuk menunjang PAD. Oke sekarang memang masih belum menyumbang. Tapi, sudah harus mulai direncanakan dengan baik,” sindirnya.


Terpisah, Kepala Dispora Bangkalan Moh. Saad Asjari tidak mengelak jika panggung TRK tersebut masih baru dikelola pihaknya. Dia memastikan jika bangunan tersebut tidak akan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2017. Sebab belum ada peraturan mengenai penarikan jasa sewa penggunaan panggung.


”Sementara ini kami gratiskan. Jadi kami persilakan siapa pun yang mau memanfaatkan bangunan itu, asalkan digunakan dengan baik. Kami belum bisa melakukan penarikan biaya, karena belum ada perdanya,” ungkap mantan kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan itu.


Dia bingung karena biaya perawatan panggung tidak dianggarkan tahun ini. Saad berjanji akan melakukan perbaikan jika terdapat kerusakan ringan.”Pembangunannya dilakukan oleh OPD lama. Tapi selanjutnya kami yang akan mengelola,” tandasnya.


Untuk diketahui, panggung yang pembangunannya rampung pada akhir 2016 itu rencananya bakal difungsikan untuk kegiatan hiburan. Bangunan itu menguras dan APBD 2016 sebesar Rp 1.009.627.000.

Editor : Abdul Basri
#pad