Minggu, 19 May 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment

Tiket Laga Amal Raup Rp 21 Juta

13 Mei 2019, 13: 39: 40 WIB | editor : Abdul Basri

TUTUP MATA: Winger muda Madura United Gufroni Al Ma’ruf melakukan selebrasi setelah membobol gawang Persewar Waropen di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (11/5).

TUTUP MATA: Winger muda Madura United Gufroni Al Ma’ruf melakukan selebrasi setelah membobol gawang Persewar Waropen di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (11/5). (HENDRA WIDODO FOR RadarMadura.id)

PAMEKASAN – Madura United menang telak atas Persewar Waropen di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan pada Sabtu malam (11/5). Laskar Sape Kerrap gelontorkan 4 gol tanpa balas dalam laga uji coba tersebut. Pada kesempatan itu tim tuan rumah berhasil mengumpulkan Rp 21 juta untuk amal.

Tiga gol tercipta di babak pertama melalui aksi Alberto ”Beto” Goncalves di menit 9. Aleksandar Rakic menit 18 dan Greg Nwokolo di menit ke-23. Sementara gol keempat dicetak Gufroni Al Ma’ruf di menit ke-83.

Kemenangan ini diraih dengan mudah oleh skuad asuhan Dejan Antonic. Maklum, lawannya merupakan tim yang baru berkompetisi di Liga 2 musim ini. Namun gol yang dicetak Gufroni memiliki kesan tersendiri.

Ini menjadi gol keempat Roni sepanjang uji coba resmi yang digelar Madura United di awal musim ini. ”Alhamdulillah, senang masih bisa diberi kesempatan bermain sama coach dan bisa cetak gol,” ujarnya kepada RadarMadura.id kemarin (12/5).

Selebrasi Roni dengan menutup mata usai mencetak gol juga memiliki arti khusus. Roni menyiapkan selebrasi itu sejak sebelum bermain. Dia sudah berniat untuk mencetak gol dan melakukan selebrasi tersebut.

”Artinya, kalo kita puasa itu jangan tidur terus. Kita harus olahraga juga,” ungkap Roni. Ia juga mengaku ini merupakan selebrasi barunya. Pasalnya saat masih berseragam Madura FC musim lalu, Roni tak pernah melakukan selebrasi tersebut.

Roni akan terus bekerja keras lagi sehingga penampilannya bisa lebih baik. Maklum, kompetitor Roni dalam tim adalah Andik Vermansyah dan David Laly. Keduanya merupakan salah satu winger dengan kualitas di atas rata-rata di Indonesia.

Roni masih berusia 23 tahun. Dia baru saja bermain untuk tim Liga 1 musim ini, sehingga dia masih akan terus bekerja keras bersaing dalam tim Madura United.

Satu gol yang dicetak Roni ke gawang Persewa menjadi pembuktian kualitas winger asal Malang tersebut. Meskipun hanya laga uji coba, peluang untuk tetap masuk dalam skuad Dejan Antonic dinilai berpotensi.

Dalam laga tersebut Madura United berhasil menjual 936 lembar tiket. Dengan rincian, 900 tiket ekonomi dan 36 very important person (VIP). Setelah dihitung, Madura United mendapat Rp 21,5 juta dari hasil penjualan tiket.

Laga amal ini menjadi ajang berbagi Madura United. Sesuai janjinya, manajemen akan membagikan hasil tiket tersebut kepada masyarakat kurang mampu dan anak yatim.

Namun jumlah tersebut belum dikurangi dengan upah pelaksana pertandingan. ”Hasil itu masih bulat, pasti nanti akan minus,” kata penanggung jawab tiket Madura United Achsanul Yaqin.

(mr/dam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia