Minggu, 19 May 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Dibacok OTD, Warga Bangkalan Meninggal di Sampang

19 April 2019, 15: 38: 24 WIB | editor : Haryanto

DIJAGA POLISI: Ceceran darah Samsul Anam dijaga polisi sebelum di-police line.

DIJAGA POLISI: Ceceran darah Samsul Anam dijaga polisi sebelum di-police line. (Humas Polres Bangkalan for Radar Madura.id)

BANGKALAN - Warga Desa Kolla, Kecamatan Modung Kamis siang (18/4) geger. Sebab, pemuda desa setempat bernama Samsul Anam ditemukan tergeletak di Dusun Haltah. Pria berusia 30 tahun itu korban penganiayaan.

Mengetahui ada korban penganiayaan, warga Desa Kolla langsung membawa Samsul ke Puskesmas Sreseh, Kabupaten Sampang. Tapi, nyawa Samsul tidak dapat diselamatkan. Samsul mengalami luka bacok di bagian leher belakang.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan Iptu Suyitno mengatakan, berdasar hasil penyelidikan sementara, motif kasus penganiayaan diduga karena urusan asmara. Indikasinya, di handphone Samsul ada beberapa nama perempuan.

Sampai saat ini, polisi belum mengetahui penganiaya Samsul. Sebab masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Penganiayaan terhadap Samsul diperkirakan terjadi sebelum pukul 11.20. "Kami akan memanggil saksi-saksi," kata Suyitno.

Perlu diketahui, sebelum meninggal, Samsul ditelepon pamannya yaitu Imam Gazali. Intinya, disuruh mengambil handphone Imam yang ada di sepupu korban yakni Badrus. Setelah mengantar handphone ke Desa Patereman, Samsul pulang.

Saat pulang menuju rumahnya yang terletak di Dusun Klompang, Desa Kolla, Samsul dibacok Orang Tak Dikenal (OTD). Lokasi kejadian terletak di jalan Dusun Haltah, Desa Kolla. (Julian Isna)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia