Jumat, 19 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Kapolres Sampang Jamin Keamanan Masyarakat Saat Gunakan Hak Pilih

Ingatkan Warga Jangan Bawa Sajam dan Senpi

15 April 2019, 21: 27: 37 WIB | editor : Haryanto

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman. (Dok/RadarMadura.id)

SAMPANG - Kapolres AKBP Budi Wardiman mengingatkan seluruh masyarakat Sampang mendatangi TPS dan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu serentak 17 April nanti. Keamanan warga saat mencoblos dijamin aparat TNI/Polri.

Menurut Budi Wardiman, masyarakat disarankan datang ke TPS lebih pagi. Setiba di TPS, langsung mencatatkan kehadirannya ke KPPS setempat. "Sebelum pukul 13.00, kehadirannya harus tercatat di KPPS," ingatnya.

Pemilih yang sudah dicatat kehadirannya di formulir model C7.DPT-KPU, C7.DPTb-KPU dan C7.DPK-KPU berhak nyoblos. Pemilih yang sedang antre untuk mencatatkan kehadirannya di formulir model C7.DPT-KPU, C7.DPTb-KPU dan C7.DPK-KPU pada pukul 13.00 waktu setempat juga berhak nyoblos.

"Dasar hukumnya pasal 46 ayat 1 PKPU RI Nomor 9 Tahun 2019. Ingat, pemilih yang hadir dan sedang antre mencatatkan kehadirannya pada pukul 13.00 waktu setempat juga berhak nyoblos. Ketua KPPS wajib melayani," tegas Budi Wardiman.

Kapolres menghimbau masyarakat Sampang tidak membawa sajam dan senjata api saat ke TPS. Sebab, itu membahayakan keselamatan diri dan orang lain. Jika ada yang terbukti melanggar, akan ditindak tegas oleh aparat TNI /Polri.

"Yang tidak kalah penting, jangan mengganggu jalannya pemungutan suara. Apalagi, memaksa dan mengancam orang lain. Tidak boleh mengintervensi orang lain," terang alumni Akpol 1997 itu.

Budi Wardiman menyatakan, sah-sah saja berbeda pilihan dalam alam demokrasi. Siapa pun yang terpilih nanti, harus diterima karena pilihan rakyat. "Jaga kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," pungkasnya.

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia