Jumat, 19 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment

Dejan Bakal Turunkan Sapi Gila

Tak Ingin Ulang Rekor Buruk Perempat Final

30 Maret 2019, 15: 29: 48 WIB | editor : Abdul Basri

DUA BENTENG: FachrudDin Wahyudi (kiri) dan Jaimerson ketika bermain di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan.

DUA BENTENG: FachrudDin Wahyudi (kiri) dan Jaimerson ketika bermain di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan. (A. YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

BANGKALAN – Persela Lamongan memang bukan pemegang rekor 100 persen kemenangan di kandang. Tapi klub tersebut tetap menjadi lawan yang menyulitkan Madura United dalam setiap pertemuan. Dalam tiga kali lawatannya ke Stadion Surajaya Lamongan, skuad Laskar Sape Kerrap harus tertunduk dua kali.

Kekalahan itu dialami ketika menjalani partai tandang putaran kedua kompetisi Indonesia Soccer Championsip (ISC) 2016. Kekalahan kedua terjadi pada putaran pertama Liga 1 2017. Dalam dua pertandingan itu Madura United selalu kalah dengan kebobolan dua gol.

Pada babak delapan besar Piala Presiden 2019 kali ini, lini pertahanan Madura United bakal mendapat ujian berat. Pasalnya, Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– lolos ke babak 8 besar sebagai juara grup, dan berhasil mengoleksi 4 gol dengan hanya kebobolan satu gol.

Untuk menyiasati hal itu, Pelatih Madura United Dejan Antonic memiliki cara. Dejan menginstruksikan anak asuhnya bermain seperti ”sapi gila”. ”Kalau di negara saya mengatakan, main seperti ”Anjing Gila”. Kalau di sini jukulannya Laskar Sape Kerrap. Maka, pemain harus seperti sapi gila di pertandingan nanti,” ujar Dejan.

Dejan ingin para pemainnya tidak mengenal lelah hingga akhir pertandingan. Menurutnya, tim yang akan memenangkan pertandingan adalah klub yang selalu bekerja keras. ”Jangan pernah berhenti berlari, terus kejar bola, harus terus buktikan di pertandingan hasil kerja keras di latihan,” lanjutnya.

Duet stoper andalan Madura United Fachruddin Wahyudi dan Jaimerson yang akan menjadi fokus utama lini bertahan Madura United. Mereka diharapkan mampu tampil fres dan fighting spirit dalam menghalau serang-serangan lawan. Persela saat ini sudah diperkuat sejumlah pemain bagus, tak seperti skuad Persela musim lalu.

Namun, Madura United juga mendapatkan angin segar jelang kembalinya Andik Vermansah dari Timnas Indonesia. Tak hanya Andik Vermansah, Zulfiandi dan Greg Nwokolo juga telah selesai menjalankan tugas negara membela Timnas Indonesia dalam uji coba internasional melawan Myanmar, Minggu lalu.

Andik baru pertama mengikuti Piala Presiden sejak digelar pada 2017. Karena itu, Andik sangat antusias menghadapi turnamen pramusim ini dan berjanji akan membuat Madura United terlepas dari kutukan.

Pasalnya, dari 2017, Madura United selalu gagal ketika sampai di delapan besar Piala Presiden. Pada 2017, tim berjulukan Laskar Sape Kerrap takluk dari Borneo FC lewat drama adu penalti. Peristiwa itu terulang pada 2018 setelah takluk dari Bali United. Lagi-lagi lewat drama adu penalti. ”Ingin sekali membantu tim ini berprestasi di Piala Presiden,” ujar Andik. 

(mr/luq/dam/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia