Jumat, 19 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Forum Ulama dan Habaib di Pamekasan Minta Aparat Kepolisian Netral

26 Maret 2019, 08: 16: 40 WIB | editor : Haryanto

SILATURAHMI: Ulama dan habaib keluar dari mapolres usai melakukan pertemuan, Senin (25/3).

SILATURAHMI: Ulama dan habaib keluar dari mapolres usai melakukan pertemuan, Senin (25/3). (Santi Stia Wardani/RadarMadura.id)

PAMEKASAN - Puluhan orang yang sebagian berkemeja putih mengatasnamakan Forum Ulama dan Habaib Pamekasan mendatangi Mapolres Pamekasan. Selama pemilu, mereka minta aparat kepolisian tetap netral.

Fadholi Ruham, perwakilan Ulama dan Habaib mengungkapkan, kedatangannya untuk menjalin silaturahmi dengan Kapolres Pamekasan. Sekaligus, minta polisi menjaga netralitas.

"Sesuai dengan UU, tugas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ada tiga. Pertama menjaga ketentraman, kedua menegakkan hukum tanpa tebang pilih dan ketiga pengayom masyarakat," paparnya.

Dijelaskan, keamananan masyarakat harus terjamin selama pemilu berlangsung. Masyarakat tidak boleh cemas. Sebab, pesta demokrasi adalah pesta rakyat yang harus dilakoni riang gembira.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo menegaskan, pihaknya memastikan jajaran aparat kepolisian tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilu 17 April mendatang.

"Tanpa diminta pun, Polres Pamekasan tetap menjunjung netralitas. Dari awal kami sudah berkomitmen menjaga netralitas. Selain itu, kami tegaskan keamanan masyarakat di 13 kecamatan terjamin", paparnya. (Santi Stia Wardani)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia