Jumat, 19 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Bakal Lakukan Gelar Perkara, 16 Kades Penuhi Panggilan Polres

20 Maret 2019, 12: 24: 14 WIB | editor : Abdul Basri

AKP Mohammad Heri  Kasubbaghumas Polres Sumenep.

AKP Mohammad Heri Kasubbaghumas Polres Sumenep. (MUSTAJI/RadarMadura.id)

SUMENEP – Pemanggilan kepala desa (Kades) se-Kecamatan Arjasa berlanjut. Sudah 16 Kades yang memenuhi panggilan Polres Sumenep. Dengan demikian, tersisa lima Kades lagi yang belum mendapat giliran dipanggil aparat penegak hukum.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Mohammad Heri kemarin (19/3) menyampaikan, pemanggilan terhadap 21 Kades se-Kecamatan Arjasa masih berjalan. Kemungkinan pemanggilan berakhir beberapa hari ke depan.

”Ini pemanggilannya bertahap. Jadi, tidak dipanggil semua sekaligus. Sebab, ada keterbatasan penyidik. Dalam sehari hanya bisa beberapa kepala desa yang dipanggil,” jelasnya.

Heri menekankan bahwa pemanggilan para Kades merupakan langkah awal dari tindak lanjut laporan dugaan penyelewengan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes). ”Artinya, belum tentu laporan tersebut benar. Saya perlu menekankan ini karena biasanya masyarakat menganggap kalau orang dipanggil polisi berarti bersalah. Padahal, tidak semuanya seperti itu,” terangnya.

Usai pengumpulan keterangan dari para Kades, kasus ini akan dilanjutkan dengan gelar perkara. Nantinya gelar perkara yang menentukan, apakah kasus ini bisa berlanjut ke tahap penyidikan atau selesai sampai tahap pengumpulan keterangan.

”Kalau memang dalam tahap pengumpulan keteragan ditemukan bukti, akan dilanjutkan dengan proses penyidikan. Tapi kalau tidak ditemukan bukti, kasus ini bisa ditutup,” tegas Heri.

Untuk diketahui, 21 Kades se-Kecamatan Arjasa dipanggil berdasar laporan dugaan penyelewengan APBDes. Pemanggilan Kades dilakukan sejak Rabu (6/3).

(mr/aji/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia