Jumat, 26 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Pengemis di Sumenep Kian Banyak, Dinsos Belum Bisa Bekali Pelatihan

18 Maret 2019, 21: 00: 45 WIB | editor : Haryanto

DIDATA: Petugas menanyakan identitas pengemis.

DIDATA: Petugas menanyakan identitas pengemis. (Ubay Shabaro/RadarMadura.id)

SUMENEP - Pengemis di Kota Keris kian marak. Meski ditertibkan Satpol PP Sumenep, pengemis kembali beroperasi di daerah perkotaan. Pemerintah harus mencari sokusi agar Kota Keris bersih dari peminta-minta.

Kabid Trantibum Linmas Satpol PP Sumenep Fajar Susanto mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan penertiban. Tapi, setelah dilakukan pembinaan dan diserahkan ke dinsos, pengemis kembali lagi.

"Saya berharap pengemis dibina agar lebih produktif. Misalnya dengan mengirim para pengemis ke balai pelatihan ketenagakerjaan. Sehingga, nantinya mampu bekerja dan produktif," katanya.

Kepala Dinsos Sumenep R Aminullah mengatakan, institusinya hanya membina dan menasehati pengemis. Agar tidak mengulangi. "Setelah itu, menandatangani surat pernyataan dan dipulangkan," paparnya.

Menurut R Aminullah, pihaknya belum bisa memberikan pelatihan ketenagakerjaan. Sebab, institusinya sampai saat ini belum ada anggaran. "Mungkin tahun depan. Yang jelas, kalau tahun ini tidak bisa," ungkapnya. 

Dijelaskan, pengemis yang benar-benar terkategori tidak mampu, bisa mengajukan permohonan bantuan lewat kepala desa setempat. "Nanti kami bisa bantu lewat kesejahteraan sosial," janjinya. (Ubay Shabaro)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia