Jumat, 26 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

6 Tahun, Pemerintah Coret 5.000 Orang Lebih dari Daftar Penerima PKH

16 Maret 2019, 06: 03: 09 WIB | editor : Haryanto

WARGA MISKIN: Nenek Muniah, warga miskin Kecamatan Palenga'an saat ditemui di rumahnya.

WARGA MISKIN: Nenek Muniah, warga miskin Kecamatan Palenga'an saat ditemui di rumahnya. (Santi Stia Wardani/RadarMadura.id)

PAMEKASAN - Sebanyak 46.761 warga miskin telah menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I, Januari lalu. Pada penerimaan tahap II yang dijadwalkan April nanti, jumlah penerima diprediksi berkurang.

Hanafi, Koordinator PKH Kabupaten Pamekasan mengungkapkan, pada tahap II kemungkinan lima orang akan dikeluarkan dari data penerima. Alasannya, penerima tersebut sudah tidak terkategori warga miskin.

"Berdasar data, ada 5.000 orang lebih sudah dihapus sebagai penerima bantuan PKH. Itu merujuk data mulai 2013 hingga 15 Maret 2019. Artinya warga miskin mengalami penurunan," ungkapnya.

Dijelaskan, total dana PKH se-Indonesia mencapai Rp 34 triliun pada tahun 2019. Jumlah ini lebih tinggi dibanding tahun 2018 yang hanya Rp 19 triliun. Besaran dana bantuan PKH, diharapkan membantu mengatasi permasalahan kemiskinan.

"Harapannya sama seperti Menteri Sosial RI, masyarakat mampu menggunakan dana bantuan PKH secara bijak. Terutama, biaya pendidikan anak," tambahnya. (Santi Stia Wardani)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia