Minggu, 17 Feb 2019
radarmadura
icon-featured
Politik Pemerintahan

KPU Sewa Dua Gudang

12 Februari 2019, 11: 21: 14 WIB | editor : Abdul Basri

YAKIN AMAN: Kotak suara yang belum dirakit dipindah ke gudang Warunk Upnormal di Jalan KH Mansyur, Kota Sumenep, kemarin.

YAKIN AMAN: Kotak suara yang belum dirakit dipindah ke gudang Warunk Upnormal di Jalan KH Mansyur, Kota Sumenep, kemarin. (DAFIR/RadarMadura.id)

SUMENEP – Pemilu 17 April 2019 semakin dekat. Segala kebutuhan logistik harus dipersiapkan. Di Sumenep, logistik pemilu berupa kotak suara masih proses perakitan.

KPU Sumenep menyewa gudang di Jalan KH Mansyur sebagai tempat penyimpanan logistik pemilu. Menurut KPU, gudang yang di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, dimungkinkan tidak muat.

Kemarin (11/2) ribuan kotak suara yang belum dirakit dipindah ke gudang milik Warunk Upnormal. Sebab, gudang yang di Desa Babbalan tidak bisa menampung kotak suara setelah dirakit. ”Harus ada gudang yang lebih besar,” kata Ketua KPU Sumenep A. Warits.

Mengapa sewa gudang tidak dilakukan dari awal? Dia menyatakan karena anggaran untuk sewa gudang belum diterima KPU. ”Sewa gudang lagi pakai anggaran 2019,” ujarnya.

Menurut dia, sebenarnya KPU memiliki gudang yang cukup luas, tapi tidak bisa ditempati. Sisi barat gudang tersebut bocor sangat parah sehingga mau tidak mau KPU menyewa gudang di Desa Babbalan.

Dengan demikian, gudang yang disewa KPU ada dua. Yakni, di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, dan Jalan KH Mansyur, Kota Sumenep. ”Semua kotak suara yang sudah dirakit dipindah ke sini (gudang di Jalan KH Mansyur). Untuk logistik lainnya disimpan di gudang Desa Babbalan,” terangnya.

Warits menyampaikan, tiap TPS menerima lima kotak suara. ”Jumlah TPS se-Sumenep 4.315,” ungkapnya.

Perakitan kotak suara ditargetkan seminggu selesai dengan memakai jasa 20 pekerja. Apabila tidak selesai, pekerja akan ditambah. ”Bisa kami tambah seratus pekerja perakit kotak suara kalau satu minggu tidak selesai,” tegasnya. ”Perakitan kotak suara akan dilakukan Jumat (15/2),” sambungnya.

Apa ada antisipasi khusus karena sekarang musim hujan? Pria asal Kecamatan Gapura, Sumenep, itu mengaku kotak suara yang terbuat dari kardus tersebut akan dimasukkan plastik, lalu dilakban. ”Keamanan diperketat. Logistik mulai kami distribusikan H-7 pemilu,” ucapnya.

Untuk wilayah kepulauan, dua minggu sebelum pelaksanaan pemilu logistik sudah siap. ”Karena berkenaan dengan transportasi laut,” sebutnya.

Kenapa baru dilakukan perakitan kotak suara? Warits menyatakan bahwa perakitan kotak suara sesuai dengan rencana di KPU. Untuk itu, tidak terlambat meskipun di kabupaten lain sudah dirakit.

”Hari-hari sebelumnya kami fokus pada logistik lain. Seperti pengadaan lakban, tinta, bolpoin, dan lainnya yang saat ini ada di gudang KPU,” pungkas Warits. 

(mr/daf/luq/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia