Minggu, 17 Feb 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Propemperda 2019 Belum Diparipurnakan

Wakil Keua DPRD Akui Bisa Berdampak Sistemik

11 Februari 2019, 12: 03: 06 WIB | editor : Abdul Basri

FOKUS: Anggota DPRD Sumenep sedang mengikuti agenda sidang paripurna beberapa waktu lalu.

FOKUS: Anggota DPRD Sumenep sedang mengikuti agenda sidang paripurna beberapa waktu lalu. (RadarMadura.id)

SUMENEP – Kalender 2019 sudah memasuki pekan ketiga Februari. Akan tetapi sampai saat ini, belum satu pun rancangan peraturan daerah (raperda) yang dibahas oleh DPRD Sumenep. Bahkan, berapa raperda yang akan diselesaikan tahun ini masih buram.

Padahal, biasanya raperda yang akan dibahas tahun ini sudah bisa diketahui akhir tahun lalu. Tapi, di Sumenep hal itu tidak dilakukan. Sebab, pada akhir 2018 DPRD tidak menggelar paripurna program pembentukan peraturan daerah (propemperda) 2019.

Belum diparipurnakannya propemperda 2019 ini tentu akan berdampak sistemik. Apalagi, mulai pekan depan, para wakil rakyat bakal menjalani masa reses alias serap aspirasi kepada konstituen. Dalam sepekan mereka akan berada di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Wakil Ketua DPRD Sumenep Mohammad Hanafi menyebutkan bahwa ada sekitar 16 raperda yang akan dibahas tahun ini. Tapi, itu belum pasti. Sebab, pihaknya belum menggelar sidang paripurna penetapan peropemperda.

”Sementara ada 16 raperda yang rencananya dibahas tahun ini. Tapi, itu masih bisa berubah,” jelas Hanafi.

Jika sampai Maret wakil rakyat belum memparipurnakan propemperda, pembahasan raperda 2019 terancam molor. Sebab, pada Maret hingga April, wakil rakyat akan kembali disibukkan dengan agenda-agenda di dapil masing-masing. Yakni, kampanye demi memenangkan kontestasi Pemilu 2019.

Wakil Ketua DPRD lainnya, Faisal Muhlis, menyebut bahwa 16 raperda terbilang banyak. Terlebih, tahun ini merupakan tahun yang sibuk bagi politisi. Selain karena kontestasi pemilu, akan ada transisi anggota DPRD pada Agustus mendatang. Sebab, masa bakti anggota DPRD periode 2014–2019 akan berakhir pada Agustus.

(mr/mam/han/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia