Sabtu, 20 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Tahun DPO, Pelaku Pembunuhan Rongkang Diringkus

10 Februari 2019, 15: 16: 54 WIB | editor : Abdul Basri

KEOK: Moh Sohib saat berada di dalam mobil petugas usai dibekuk di jalan raya. 

KEOK: Moh Sohib saat berada di dalam mobil petugas usai dibekuk di jalan raya.  (Humas Polres for RadarMadura.id)

BANGKALAN - Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan di Pantai Rongkang dua tahun lalu akhirnya lengkap. Sebelumnya, empat tersangka lain sudah tertangkap dan menyisakan Moh Sohib, 46, warga Dusun Bangunan Timur, Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, yang berhasil diringkus Jumat (8/2) lalu.

Moh Sohib masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 10 Agustus 2017 lalu. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini akhirnya bisa diringkus saat ia melintas di Jalan Desa Bajeman, Kecamatan Tragah. 

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Jeni Al Jauza mengatakan, saat diamankan, Sohib menggunakan sepeda motor berwarna merah. Selama ini ia hidup berpindah-pindah untuk menghilangkan jejak. Sebab, polisi sebelumnya telah mencari ke beberapa tempat namun nihil. 

"Pelaku kami amankan. Dan pelaku masih tidak mau menjelaskan saat di interogasi. Tapi dipastikan ia hidup berpindah," tuturnya. 

Untuk diketahui, dua tahun lalu pada 22 Juli 2017, Sohib dan empat rekannya yakni Moh Jeppar, Muhammad, Moh Hajir dan Moh Hayat melakukan pembunuhan dan pemerkosaan. Korbannya sepasang muda mudi yang sedang berpacaran di pantai rongkang yakni Ahmad, 20 dan Ani Fauziyah Laili, 17. 

Sebelum memperkosa, mereka terlebih dahulu membunuh Ahmad kemudian memperkosa Ani secara bergantian. Setelah memperkosa, kemudian Jeppar dan Sohib mencekik Ani hingga meninggal. 

Setelah keduanya dipastikan meninggal, mayat Ani dan Ahmad dibuang ke bibir goa sekitar Pantai Rongkang. Tak hanya itu, para pelaku juga menggasak perhiasan dan kendaraan korban. 

Kedua mayat ini baru ditemukan setelah tiga bulan dan telah menjadi kerangka. Akibat perbuatan ini keempat tersangka telah dijatuhi vonis hukuman mati. 

Sedangkan Sohib, dituntut pasal 340 KUHP dan atau pasal 339 KUHP dan atau pasal  365 ayat 1, ayat 2 ke-2 ke-3 ke-4 KUHP junto pasal 80 ayat 3 UU RI No. 35 Th 2015 junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan disertai atau didahului pencurian dengan kekerasan. (Julian Isna)

(mr/ayd/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia