Jumat, 19 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Pengerjaan PJU Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

24 Januari 2019, 14: 53: 18 WIB | editor : Abdul Basri

ASET PEMERINTAH: Warga berada di bawah tiang PJU di Jalan Makbul, Kelurahan Polagan, Sampang, beberapa waktu lalu.

ASET PEMERINTAH: Warga berada di bawah tiang PJU di Jalan Makbul, Kelurahan Polagan, Sampang, beberapa waktu lalu. (DARUL HAKIM/RadarMadura.id)

SAMPANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang sudah memasang penerangan jalan umum (PJU) tahun lalu di sejumlah titik. Namun, realisasi program yang menelan anggaran Rp 1.852.081.500 itu diduga tak sesuai spesifikasi.

Pemasangan PJU tersebut tersebar di beberapa lokasi. Antara lain, di Desa Tobai Timur, Kecamatan Sokobanah; Desa Batioh, Kecamatan Banyuates; Desa Asem Nonggal, Kecamatan Jrengik; Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan; Desa Plampaan, Kecamatan Camplong; Desa Birem, Kecamatan Tambelangan; dan Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun.

Abd. Wasik, warga Jalan Wijaya Kusuma, Sampang, mengapresiasi upaya pemerintah kabupaten (pemkab) berupaya menambah penerangan. Namun, pemasangan PJU pada 2018 itu diduga tidak sesuai spesifikasi. Hal itu dibuktikan, lengkungan PJU yang seharusnya 2,5 meter dari tiang, di lokasi hanya 1,25 meter. ”Selain itu, lampu yang dipasang terindikasi tidak sesuai dengan harga satuan,” tudingnya.

Kepala Dishub Sampang Moh. Zuhri didatangi ke kntornya kemarin (23/1), tetapi tidak ada. Dihubungi melalui telepon selulernya berulang kali, tidak ada respons. Dia menuturkan, penerangan menggunakan lampu light emitting diode (LED) bertujuan agar penerangan di lokasi maksimal.

Di samping itu, supaya pergantian lampu PJU dari lampu konvensional menjadi LED bisa menghemat energi atau daya listrik. Dengan begitu, biaya tagihan listrik untuk PJU lebih diminimalkan.

(mr/rul/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia