Selasa, 19 Mar 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Ponsel dan Mobil Hilang, Dewan Janji Bertanya ke Direktur Rumah Sakit

12 Januari 2019, 13: 05: 11 WIB | editor : Abdul Basri

ASET PEMKAB: Masyarakat saat berkunjung ke RSUD Dr. H. Moh. Anwar pada Sabtu (12/1).

ASET PEMKAB: Masyarakat saat berkunjung ke RSUD Dr. H. Moh. Anwar pada Sabtu (12/1). (UBAY SHABARO/RadarMadura.id)

SUMENEP- Kasus pencurian yang dialami pengunjung dan keluarga pasien RSUD Dr H Moh Anwar, disesalkan Imran selaku sekretaris Komisi IV DPRD Sumenep. Sebab, objek yang dibidik pencuri berupa ponsel hingga mobil.

Minimnya personel satpam dan belum meratanya pemasangan CCTV, membuat pencuri leluasa. Untuk rumah sakit plat merah, sistem pengamanan perlu dievaluasi. Sehingga, kasus pencurian tidak terulang dan keamanan barang pengunjung maupun kerabat pasien lebih terjamin.

Imran kepada RadarMadura.id mengaku kecewa. Sebab, aksi pencurian di rumah sakit plat merah tersebut terjadi berulang-ulang. "Nanti kami tanyakan ke direktur rumah sakit. Seharusnya, pihak rumah sakit bertanggungjawab," tegasnya.

Sementara Fitril Akbar selaku Direktur RSUD Dr H Moh Anwar berjanji akan memasang CCTV di area rawan pencurian. Termasuk, akan menugaskan security untuk meningkatkan volume pemantauan ketimbang hari biasanya.

"CCTV akan kami pasang di setiap sudut ruangan yang selama ini sering kemalingan. Terus terang saja, kami tidak ingin aksi pencurian terulang kembali," paparnya. (Ubay Shabaro)

(mr/yan/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia