Selasa, 19 Mar 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Perluasan RTH Terkendala Anggaran

12 Januari 2019, 00: 54: 23 WIB | editor : Abdul Basri

RINDANG: Seorang perempuan dan anaknya berswa foto di Taman Paseban Bangkalan.

RINDANG: Seorang perempuan dan anaknya berswa foto di Taman Paseban Bangkalan. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

BANGKALAN – Penambahan atau perluasaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Salak belum bisa dilaksanakan. Dinas lingkungan hidup (DLH) terkendala anggaran untuk menjalankan program tersebut.

Kasi Pertamanan DLH Bangkalan Slamet mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan perluasan RTH. Pagu anggaran yang diajukan lembaganya tidak direstui. ”Yang di 2019 belum ada cover (anggaran, Red) ke sana,” ungkap dia kemarin (10/1).

Slamet menegaskan, pemenuhan RTH harus 30 persen dari luas wilayah perkotaan. Sementara RTH yang tersedia saat ini masih 12 persen. ”Masih tetap 12 persen saja, belum ada perubahan,” ujarnya.

Lebih lanjut Slamet mengatakan, lembaganya telah menemukan lahan yang ideal untuk pemenuhan itu. Yaitu di sepanjang tepian sungai di Kelurahan Bancaran, Kecamatan Kota Bangkalan. Terlebih lahan tersebut juga telah ditumbuhi banyak pohon hijau.

Meski begitu, DLH terus berusaha melakukan pemenuhan RTH di Bangkalan. Namun, dilaksanakan secara bertahap. Sebab selain membutuhkan anggaran, juga perlu lahan yang cukup luas. ”Kalau hanya yang di Bancaran, itu tidak cukup,” imbuhnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir mengakui pihaknya telah mengetahui perihal tidak ada anggaran untuk perluasan RTH. Namun, ada anggaran Rp 326.710.250 untuk pengelolaan RTH di 2019. ”Anggaran pengelolaan itu harus dimaksimalkan,” pintanya.

Musawwir berjanji akan mengawal program DLH, termasuk anggaran pengelolaan RTH. Dia meminta anggaran tersebut digunakan sesuai peruntukannya dan seefisien mungkin.

”Pohon yang rusak harus ada perawatan. Kalau harus diganti, ya diganti, tetapi harus efisien karena masih awal tahun,” sarannya. (jup)

(mr/onk/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia