Sabtu, 23 Mar 2019
radarmadura
icon-featured
Hukum & Kriminal

Berkas Idris P21, Jaksa Susun Rencana Dakwaan

11 Januari 2019, 14: 41: 27 WIB | editor : Abdul Basri

Berkas Idris P21, Jaksa Susun Rencana Dakwaan

SAMPANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menyatakan, berkas tersangka Idris, warga Desa Tamberu Laok, Kecamatan Sokobanah, sudah P21 atau lengkap. Selanjutnya, jaksa menunggu pelimpahan tahap dua kasus pembunuhan berencana menggunakan senjata api (senpi) itu dari penyidik.

Kasipidum Kejari Sampang Tulus Ardiansyah menyampaikan, sebelumnya berkas Idris dinyatakan P19 atau belum lengkap. Berkas dikembalikan lagi oleh penyidik polres pada Kamis (3/1). Pihaknya memiliki waktu seminggu untuk meneliti ulang berkas tersebut. ”Alhamdulillah, berkas sudah lengkap dan kami nyatakan P21,” terang dia kemarin (10/1).

Dia bersama tim baru melaksanakan ekspose perkara lagi dengan seluruh jaksa kemarin. Setelah itu, diajukan kepada pimpinannya dan berkas dinyatakan P21. ”Kami juga sedang menyusun rendak (rencana dakwaan, Red),” jelasnya.

Kejari akan mengirim surat pemberitahuan ke Polres Sampang mengenai berkas P21 itu. Lalu, meminta pelimpahan tahap dua, yaitu tersangka beserta barang buktinya.

”Kami masih memeriksa tersangka dan barang buktinya, menyesuaikan keterangan dengan dakwaannya yang ada di BAP nanti,” terangnya.

Jika sudah sesuai dengan rencana dakwaan, jaksa mengirim surat pelimpahan ke pengadilan. Selanjutnya, menunggu jadwal sidang perkara tersebut.

”Kami tentu sangat berhati-hati dan bersungguh-sungguh menangani kasus ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto mengatakan, pihaknya akan menyiapkan seluruh berkas untuk melaksanakan pelimpahan tahap dua. ”Sementara masih belum dapat surat pemberitahuan P21-nya ke saya,” kata dia singkat.

Untuk diketahui, Idris, 31, menembak Subaidi, 35, warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Rabu, 21 November 2018, pukul 11.00. Lokasinya di Jalan Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah.

 Korban lalu dilarikan ke Puskesmas Tamberu dan dirujuk ke RSUD Pameksan. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya. Dia meninggal pukul 02.30 Kamis (22/11) di Surabaya. Sore harinya sekitar pukul 17.00, Idris menyerahkan diri ke Polres Sampang. 

(mr/rus/onk/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia