Sabtu, 23 Mar 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Melawan Saat Ditangkap Polisi, Warga Padurungan Ternyata Bawa Ini

11 Januari 2019, 10: 14: 28 WIB | editor : Abdul Basri

PASRAH: Tersangka Fahrul Rosi mengalami luka karena melawan saat ditangkap polisi.

PASRAH: Tersangka Fahrul Rosi mengalami luka karena melawan saat ditangkap polisi. (Humas Polres for RadarMadura.id)

BANGKALAN - Karena melawan saat ditangkap polisi, Fahrul Rosi mengalami luka di dagu dan kening. Warga Desa Padurungan, Kecamatan Tanah Merah itu diciduk karena membawa narkoba jenis sabu sabu (SS) pada Kamis (10/1) sekitar pukul 19.00.

Ceritanya, tim opsnal Satreskrim Polsek Modung menerima laporan masyarakat mengenai pengguna SS. Setelah mengantongi profil terlapor, polisi melakukan pengintaian. Hasilnya, polisi melihat Fahrul Rosi mengendarai sepeda motor nopol L 6466 PX.

Tepat di jalan Dusun Pangkenong, Desa Srabi Barat, petugas memberhentikan Fahrul Rosi. Karena tak terima disetop, Fahrul Rosi melawan dan bergumul dengan polisi. Akibatnya, Fahrul Rosi jatuh dari sepeda motor dan luka di bagian wajah.

Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti (BB) berupa SS seberat 0,37 gram. Termasuk, satu pipet kaca yang akan digunakan Fahrul Rosi saat nyabu nanti.

Saat itu juga, pria berusia 20 tahun asal Dusun Laok Sungai tersebut digiring ke Satresnarkoba Polres Bangkalan untuk penyelidikan lebih lanjut.

AKP Moh Widji Santoso selaku kasubbaghumas mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa'ludin Tambunan membenarkan penangkapan Fahrul Rosi tersebut.

"Pelaku sudah diserahkan ke satresnarkoba. Kasus ini tengah dikembangkan untuk mengetahui asal muasal SS tersebut," tuturnya. (Julian Isna)

(mr/yan/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia