Senin, 25 Mar 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Hamid: Netralitas Bawaslu Harga Mati

04 Januari 2019, 23: 25: 51 WIB | editor : Abdul Basri

TEGAS: Abd Hamid Ketua Panwaslu Kecamatan Kota Sampang.

TEGAS: Abd Hamid Ketua Panwaslu Kecamatan Kota Sampang. (Moh. Iqbal/RadarMadura.id)

SAMPANG – Tudingan ada oknum anggota Panwaslu Kecamatan Kota Sampang menjadi aktor di balik aksi penolakan kedatangan Sandiaga S. Uno pada Selasa (1/1) dibantah Ketua Panwaslu Kecamatan Kota Sampang, Abd. Hamid. Ditegaskan, Panwaslu Kecamatan Kota Sampang tak terlibat dalam aksi tersebut.

Menurut Abd. Hamid, pihaknya sudah memanggil semua anggota Panwaslu Kecamatan Kota Sampang.

“Tidak ada satu pun anggota panwaslu yang terlibat dalam aksi penolakan kedatangan Sandiaga S. Uno. Sepertinya ada pihak yang mencoba menggoreng isu tersebut,” katanya.

Abd. Hamid menegaskan, panwaslu saat menjalankan tugas harus netral. Hal itu, sejalan dengan apa yang diatur oleh undang-undang.

"Ini amanah undang-undang. Netralitas panwaslu dalam pelaksanaan pesta demokrasi itu harga mati,” imbuhnya.

Terpisah, Insiyatun selaku ketua Bawaslu Sampang menegaskan bahwa pihaknya tidak terkait dengan aksi penolakam yang digelar di Monumen Trunojoyo. Jika terbukti ada oknum anggota panwaslu di tingkat kecamatan hingga desa tidak netral, bisa dilaporkan.

“Kami pastikan netralitas kami terjaga dengan baik” katanya. (Moh. Iqbal)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia