Sabtu, 15 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Sampang

Tahun Depan Pakai Smart Card, Agar Uji Kir Terhindar dari Pungli

04 Desember 2018, 14: 54: 49 WIB | editor : Abdul Basri

FOKUS: Petugas Dishub Sampang saat melakukan uji kir kendaraan roda empat.

FOKUS: Petugas Dishub Sampang saat melakukan uji kir kendaraan roda empat. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

SAMPANG – Sistem smart card untuk biaya administrasi uji kir akan diterapkan mulai tahun depan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang. Salah satu imbasnya, biaya uji kir berpotensi naik.

Kepala Dishub Sampang M. Zuhri Senin (3/12) mengatakan, sebagian peralatan smart card sudah tersedia. Salah satunya komputer yang terintegrasi dengan perbankan. Tapi, pengadaan smart card belum dilakukan.

Pengadaan smart card langsung ditangani Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dishub harus membeli langsung ke laboratorium Kemenhub. ”Mulai tahun depan sudah menggunakan smart card untuk biaya uji kir,” katanya.

Mengenai rencana kenaikan biaya uji kir, Zuhri menegaskan masih dalam tahap perencanaan dan pengajuan. Untuk mengatur biaya kenaikan harus dibentuk perda dan perbup. ”Kemungkinan biaya uji kir naik, ada. Perdanya masih kami usulkan,” ujarnya.

Dia menegaskan, smart card akan mencegah pungutan liar (pungli). Sebab, pemohon uji kir membayar langsung menggunakan card kepada pihak bank. ”Kami pastikan tidak ada pungli di uji kir. Apalagi jika sudah menggunakan sistem smart card,” pungkasnya.

Anggota DPRD Sampang Syamsul Arifin meminta dishub segera menyusun regulasi sistem smart card uji kir agar benar-benar bisa diterapkan di 2019. ”Jangan lalai. Harus segera disusun regulasinya. Sistem itu bagus untuk menghindari pungli,” katanya. 

(mr/rus/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia