Selasa, 11 Dec 2018
radarmadura
icon-featured
Bangkalan

E-Raport-PPDB Online Berkutat di Rencana

13 November 2018, 05: 25: 59 WIB | editor : Abdul Basri

BERISTIRAHAT: Sejumlah siswa SDN 1 Kemayoran, Bangkalan duduk santai di depan kelas.

BERISTIRAHAT: Sejumlah siswa SDN 1 Kemayoran, Bangkalan duduk santai di depan kelas. (JUPRI/RadarMadura.id)

BANGKALAN – Penyelenggaraan pendidikan di Kota Salak belum sepenuhnya terintegrasi langsung dengan internet. Seperti halnya rapor elektronik (e-raport) dan penerimaan peserta didik baru (PPDB) online. Hingga saat ini program tersebut hanya berkutat di rencana.

Kepala Subbagian Perencanaan dan Evaluasi Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Eriady Santoso membenarkan bahwa lembaganya merencanakan agar beberapa program pendidikan dapat terhubung dengan internet. Seperti e-raport dan PPDB online.

Erik, sapaan akrab Eriady Santoso, mengutarakan, lembaganya merencanakan membuat website yang ditargetkan selesai di penghujung 2018. Tak hanya website berkaitan dengan e-raport dan PPDB online, dia juga merencanakan website yang bisa melihat semua profil sekolah yang ada di bawah naungan Disdik Bangkalan.

”Bukan hanya e-raport, tetapi termasuk profil sekolah. Jadi semua sekolah itu bisa dilihat di website,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya Senin (12/11).

Menurut dia, semua orang dapat mengetahui profil sekolah yang ada di Bangkalan. Dengan begitu, masyarakat dapat memilih sekolah yang cocok untuk putra-putrinya.

”Seumpama orang yang dari luar kota mau pindah ke Bangkalan, dan ketika memilih sekolah, kita bisa tahu jumlah guru dan profil sekolahnya,” imbuhnya.

Meski begitu, Erik belum bisa memastikan kapan rencana tersebut bisa direalisasikan. Dia berkilah, hal itu masih dalam proses perencanaan. ”Yang jelas step by step. Tahun berapa, saya belum bisa pastikan,” akunya.

Setelah lembaganya memiliki website, kata Erik, disdik baru akan melakukan sosialisasi terhadap sejumlah program online tersebut. Pihaknya juga mengaku belum tahu, e-raport atau PPDB online yang pertama kali diterapkan di Kota Salak. ”Mana yang lebih prioritas kita laksanakan lebih dulu,” katanya.

Dirinya juga menyampaikan, lembaganya telah mengajukan anggaran untuk program sosialisasi terkait dengan program online itu. ”Dan itu sudah termasuk anggaran yang diajukan di 2019,” akunya.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan menyambut baik langkah disdik terkait rencana e-raport dan PPDB online. Sudah saatnya segala program pemerintah terkoneksi dengan baik, sehingga mempermudah akses masyarakat.

”Persiapkan sistemnya dulu. Terpenting, sosialisasi agar masyarakat paham,” pinta politukus PPP itu. (jup)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia