Selasa, 20 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sumenep

Sampah Menumpuk, Minta Pemerintah Sumenep Ikut Terlibat

Jumat, 09 Nov 2018 21:04 | editor : Abdul Basri

DIBIARKAN : Dua orang warga tengah membuang sampah di bantaran sungai Pragaan, pada Jumat (19/11).

DIBIARKAN : Dua orang warga tengah membuang sampah di bantaran sungai Pragaan, pada Jumat (19/11). (Rian Hidayat/RadarMadura.id)

SUMENEP - Warga membuang sampah di bantaran Sungai di Kecamatan Pragaan masih dibiarkan. Buktinya, sampah masih menumpuk dan terus bertambah di jembatan perbatasan Desa Pragaan dan Desa Prenduan, Jum'at (9/11). Namun selama ini tidak ada perhatian dari pihak terkait.

Pantauan RadarMadura.id, selain sungai kumuh di lokasi tersebut berbau anyir. Akibatnya, mengganggu warga setempat. Termasuk pengendara yang melintas di jembatan.

"Baunya sangat mengganggu. Sampah ini juga dapat merusak kesehatan," tutur Moh. Suud, 62, warga di sekitar sungai, Jumat (9/11).

Diungkapkan, jika sampah di belakang rumahnya setiap hari terus bertambah. Namun tidak ditangani oleh pihak terkait. Sampah sengaja dibuang oleh sebagian warga setempat. Bahkan warga dari desa lain juga membuang sampah ke sungai tersebut 

Plt Camat Pragaan, Kusfandi menilai pengelolaan sampah perlu keterlibatan pemerintah kabupaten. Pasalnya, selain sudah sangat mendesak, di wilayah itu belum ada tempat pembuangan sampah sementara (TPS). "Pemerintah Kabupaten kalau sudah begini harus turun. Penanganan ini mesti melibatkan semua pihak," katanya.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep sejauh ini hanya mampu menangani sampah di 3 kecamatan saja. Yakni, kecamatan Kota, Batuan, dan Kalianget. Alasannya, DLH setempat mempunyai armada yang terbatas.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup Sumenep, Agus Salam menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti sampah di sungai Pragaan. Pihaknya berjanji segera menugaskan timnya untuk mengatasi sampah di lokasi tersebut. "Kami akan menugaskan tim untuk turun ke sana. Kami berharap warga di sana ikut membantu," imbuhnya, Jumat (9/11). 

(mr/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia