Selasa, 20 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Bangkalan

Silpa Tahun Ini Diperkirakan Rp 75 M

Jumat, 09 Nov 2018 10:53 | editor : Abdul Basri

BANYAK YANG TAK HADIR: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan saat menggelar rapat paripurna Selasa (6/11).

BANYAK YANG TAK HADIR: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan saat menggelar rapat paripurna Selasa (6/11).

BANGKALAN – Kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) 2019 baru dibahas. Salah satunya adalah penerimaan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) 2018 sebesar Rp 75.781.117.792,04.

Sekkab Bangkalan Eddy Moeljono mengutarakan, untuk APBD 2019 nanti khusus penerimaan pembiayaan cukup dari Silpa 2018. Sementara dari sumber jenis lainnya tidak ada.

”Tahun ini (pembahasan KUA-PPAS untuk RAPBD 2019, Red) hanya satu jenis saja. Yakni, dari sisa lebih perhitungan anggaran daerah tahun sebelumnya,” kata dia Rabu (7/11).

Kalau tahun-tahun sebelumnya, kata Eddy, penerimaan pembiayaan biasanya juga dari dana cadangan, dana pinjaman dari kementerian, dan penerimaan kembali investasi daerah. ”Tahun sebelumnya bisa sampai tiga jenis penerimaan. Sekarang ya hanya satu saja,” jelasnya kemarin.

Misalnya APBD tahun 2018, untuk penerimaan pembiayaan itu ada dari dana cadangan. Dana cadangan tersebut dipergunakan untuk anggaran pilkada. Tiap tahun, pemkab mencicil dan dimasukkan dalam pengeluaraan pembiayaan.

”Ketika mau dipakai, masuk di penerimaan pembiayaan. Sekarang (pembahasan KUA-PPAS untuk RAPBD 2019, Red) tidak ada dari dana cadangan. Karena biaya pemilu tahun depan langsung dari pusat,” terangnya.

Sementara dari dana pinjaman, dulu pemkab sempat meminjam ke Kementerian Keuangan. Kala itu untuk pembangunan RSUD Syamrabu. ”Itu juga masuk ke penerimaan pembiayaan,” tuturnya.

Sementara dari jenis investasi daerah bisa dari badan usaha milik daerah (BUMD), Bank Jatim, dan lainnya. ”Tapi sepertinya belum ada,” imbuhnya.

Hanya, kata dia, tidak menutup kemungkinan pada APBD 2019 akan ada jenis penerimaan pembiayaan. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan. ”Sekarang kan masih rancangan. Jadi, belum bisa dipastikan apakah ada penerimaan pembiayaan selain dari sisa lebih,” pungkasnya. 

(mr/daf/onk/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia