Selasa, 20 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Madura Events

Pacu Semangat Perempuan Berprestasi

Kamis, 08 Nov 2018 10:36 | editor : Abdul Basri

Nur Hotibah  Juara II Tokoh Perempuan Inspiratif Madura Awards 2017.

Nur Hotibah Juara II Tokoh Perempuan Inspiratif Madura Awards 2017. (RadarMadura.id)

BANGKALAN – Salah satu kategori Madura Awards 2018 yakni tokoh perempuan inspiratif populer. Tahun 2017 lalu, tiga nama perempuan Madura juga mendapat penghargaan. Satu di antaranya Kepala Puskesmas Kamal Nur Hotibah.

Dia meraih juara kedua. Nur–sapaan akrab Nur Hotibah–mengaku bangga mendapat penghargaan dari event akbar yang digelar Jawa Pos Radar Madura (JPRM). ”Alhamdulillah. Sempat tidak percaya mendapat penghargaan ini. Penghargaan yang luar biasa khususnya bagi perempuan,” ungkapnya Rabu (7/11).

Menurut Nur, Madura Awards mampu memacu semangat perempuan untuk berprestasi. Selain itu, bisa berperan aktif, kreatif, dan inovatif. Penghargaan pada keberadaan perempuan ini baginya merupakan inisiatif yang cemerlang dari JPRM. Ajang penghargaan bagi tokoh perempuan ini memiliki dampak yang luar biasa.

”Dampaknya sangat banyak setelah saya mendapat penghargaan. Tentu ini bisa menjadi cerminan bagi teman-teman di Puskesmas Kamal,” kata perempuan kelahiran 9 Juni 1970 itu.

Dalam menggapai sesuatu, lanjutnya, harus dilakukan dengan serius dan disiplin. Penghargaan ini baginya suatu prestasi. Namun, di sisi lain juga sebagai tanggung jawab moral. Seorang tokoh yang diberikan penghargaan menurutnya harus bisa menjadi contoh yang baik bagi perempuan yang lain.

”Prestasi yang didapatkan bukan sebatas symbol, melainkan bagaimana kita mengimplementasikan dan mengembangkan ke depan,” ucap ibu tiga anak itu.

Sebagai tokoh yang dinobatkan sebagai perempuan inspiratif, dia terus aktif menjalankan aktivitas di bidang kesehatan. Di antaranya, mengajak semua komponen di puskesmas yang dinakhodainya untuk satu langkah dan satu arah.

Beberapa inovasi di bidang pelayanan publik terus digenjot. Di antaranya, menekan angka kematian ibu dan bayi. ”Inovasi ini untuk menindaklanjuti penghargaan yang kami raih di Madura Awards,” ujarnya.

Diakui, penghargaan Madura Awards 2017 yang diraihnya menjadi pemicu semangat untuk terus berprestasi. Buktinya, Puskesmas Kamal mewakili Pemkab Bangkalan meraih penghargaan Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) tingkat Jawa Timur (Jatim) dengan kategori kolaborasi dalam kegiatan penyelenggaraan pelayanan publik.

Program Inovasi Pelayanan Publik yang ditampilkan yakni Laskar Sabilillah (sayangi bayi, ibu hamil, dan melahirkan). Event Kovablik 2018 Otonomi Awards dimotori The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) bersama Pemprov Jatim. ”Selanjutnya kami siap untuk mengikuti Kovablik tingkat nasional. Kami optimistis Puskesmas Kamal bisa menjadi top 25 nasional,” tegasnya.

Madura Awards merupakan ruang untuk para kaum hawa bisa meraih penghargaan. Ajang yang memberikan penghargaan bagi para perempuan inspiratif. Dengan demikian, perempuan tidak hanya bisa menjadi ibu rumah tangga, melainkan bisa berprestasi dengan berinovasi.

”Semoga para perempuan inspiratif nantinya bisa berkontribusi untuk masyarakat dan daerah. Terima kasih untuk JPRM. Semoga Madura Awards 2018 berlangsung dengan sukses,” pungkasnya. 

(mr/bad/luq/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia