Selasa, 20 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sumenep

Jabatan Dirut PT Sumekar Line Kosong

Komisi II Minta Diisi Sosok Profesional

Kamis, 08 Nov 2018 00:10 | editor : Abdul Basri

Jabatan Dirut PT Sumekar Line Kosong

SUMENEP – Sudah berbulan-bulan kursi direktur utama (Dirut) PT Sumekar Line kosong. Hal itu setelah Dirut sebelumnya Rasul Djunaidi memutuskan memilih terjun di politik sebagai calon anggota DPRD 2019. Jika dihitung dari awal pendaftaran caleg pada Juli lalu, berarti sudah sekitar empat bulan kursi pimpinan tertinggi badan usaha milik daerah (BUMD) itu tak bertuan.

Kekosongan itu pun mendapat banyak sorotan. Ketua Komisi II DPRD Sumenep Nurus Salam berharap pemerintah kabupaten (pemkab) segera melakukan pengisian. Sebab, PT Sumekar Line memiliki peran penting di masyarakat.

”Kami berharap pemkab segera mengisi kekosongan tersebut,” kata Nurus Salam. ”Carikan orang yang profesional yang paham di bidangnya sehingga pelayanan PT Sumekar Line kepada masyarakat. Terutama kepada user masyarakat kepulauan terlayani secara baik,” tambahnya.

Dia menjelaskan, PT Sumeker Line bukan hanya berorientasi pada bisnis. Misi pelayanan juga mesti diutamakan. Terlebih, saat ini Pemkab Sumenep juga telah memiliki armada baru, yakni Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III yang diluncurkan pada 31 Oktober lalu.

”Tapi, paling tidak kita perlu tahu komitmen sang direktur apalagi sekarang ada kapal baru DBS III,” jelasnya. ”Nah ini kita perlu tahu apa dan bagaimana? Kalau diberikan kepada yang bukan ahlinya, tinggal menunggu kehancuran,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Edy Rasiyadi memaparkan bahwa pengisian Dirut PT Sumekar Line segera dilakukan. Menurut dia, Bupati Sumenep A. Busyro Karim telah mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang panitia seleksi (pansel) pengisian Dirut. Pansel itu akan melakukan rekrutmen secara terbuka.

”Proses seleksinya dilakukan secara terbuka. Tentu saja dengan syarat pendaftar memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditentukan pansel,” jelasnya.

Ditanya apa saja kriterianya? Mantan kepala dinas PU bina marga itu mengaku tidak hafal secara detail. Namun paling tidak, menurut dia, calon pendaftar memiliki pengalaman di bidang pengelolaan usaha bisnis. ”Nanti pansel akan mengumumkan segala persyaratannya,” tukasnya. 

(mr/mam/han/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia