Selasa, 20 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Bangkalan

Jenazah Korban Lion Air JT 610, Rabagus Noerwinto Disambut Histeris

Rabu, 07 Nov 2018 13:02 | editor : Abdul Basri

HISTERIS: Kedatangan Janazah Rabagus Noerwinto disambut Isak tangis keluarga dan ratusan pelayat di rumah duka, Kampung Kaskel Kelurahan Kemayoran Bangkalan Madura, (7/11).

HISTERIS: Kedatangan Janazah Rabagus Noerwinto disambut Isak tangis keluarga dan ratusan pelayat di rumah duka, Kampung Kaskel Kelurahan Kemayoran Bangkalan Madura, (7/11). (Anis Maulisya Sofa/RadarMadura.id)

BANGKALAN - Kedatangan jenazah Rabagus Noerwinto di rumah duka pukul 09.30 pagi ini (7/11) disambut Isak tangis. Keluarga korban dan ratusan pelayat histeris saat peti mati dikeluarkan dari ambulans. 

Jenazah Rabagus Noerwinto diserahkan secara langsung oleh pihak General Manager Line Maintenance Lion Air Murdoyo kepada keluarga. Penyerahan diterima ayah kandung korban, Noer Rohman.

Pantauan RadarMadura.id, jenazah korban dijemput 16 kendaraan di Bandara Juanda Surabaya. Dalam rombongan itu juga ikut istri korban Ghea Sofa Anggraini bersama anaknya yang masih berusia satu tahun, Azka Khoiron Rafasa.

Saat mobil ambulans mulai masuk rumah duka, pelayat mulai histeris. Isak tangis keluarga dan tetangga tak terbendung. Jenazah baru diberangkatkan ke pemakaman Mlajah Bangkalan dan diantar ratusan pelayat pukul 10.25. Mereka tidak hanya tetangga, namun teman-teman korban juga mengiringi sampai ke pemakaman.

Paman korban, R Syarif Didik Iryanto, 54, mengaku sangat kehilangan. Semasa hidupnya korban terkenal ramah dan sopan. Bahkan dikenal selalu memberikan yang terbaik kepada keluarga. "Dia sabar menekuni apa yang sedang dilakukannya. Kami sangat kehilangan sosok Rabagus Noerwinto dalam keluarga kami," ucapnya. (rm1)

(mr/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia