Kamis, 13 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Pamekasan

4.924 Peserta SKD Gugur

07 November 2018, 10: 23: 19 WIB | editor : Abdul Basri

AMBANG BATAS: Peserta seleksi berada di kantor BKPSDM Pamekasan.

AMBANG BATAS: Peserta seleksi berada di kantor BKPSDM Pamekasan. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

PAMEKASAN – Nilai 4.924 peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) berada di bawah ambang batas. Dengan begitu, mereka tidak bisa mengikuti tahap seleksi kompetensi bidang (SKB). Peserta yang sudah mengikuti SKD lebih dari separo dari berkas yang lolos verifikasi hingga Selasa (6/11).

Sebanyak lima ribu CPNS sudah mengikuti SKD. Mayoritas peserta nilainya tidak memenuhi ambang batas. Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan menunjukkan ada 8.591 berkas yang lolos verifikasi. CPNS yang nilainya memenuhi ambang batas 76 orang.

Saat ini proses SKD sudah masuk sesi ke-50. Namun, peserta yang nilainya memenuhi ambang batas belum mencapai separo dari formasi yang ada. Dengan begitu, masih banyak formasi kosong.

”Formasi yang memang tidak ada pendaftarnya dengan sendirinya kosong. Tapi kalau ada yang mendaftar, kami yakin ada yang lolos. Tentu hal itu bergantung pada usaha masing-masing CPNS,” terang Kabid Data Pengadaan dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Pamekasan Suharto.

Dia meminta peserta yang belum mengikuti SKD mempunyai peluang untuk mengisi formasi yang masih kosong. ”Peserta yang belum mengikuti SKD bisa belajar terlebih dahulu agar nanti ketika menjalani tes, hasilnya tidak mengecewakan,” tuturnya.

Proses SKD kali ini ada tiga penilaian. Yakni, tes karakteristik pribadi (TKP) dengan nilai ambang batas 143, tes intelegensia umum (TIU) 80, dan tes wawasan kebangsaan (TWK) 75. Sementara tiga formasi lain hanya ada dua penilaian. Yakni, TIU dan nilai kumulatif SKD.

Hani’ah, 24, peserta SKD pada jabatan perencanaan ahli pertama, sudah siap mengikuti tes. Kendati banyak peserta yang nilainya di bawah ambang batas, dia tetap optimistis bisa menjawab soal dengan benar. ”Yang terpenting sudah berusaha. Masalah hasil tidak memuaskan, tak jadi masalah,” tegasnya.

Peserta yang akan mengikuti tes pada Jumat (9/11) itu mengaku tidak akan terpengaruh hasil tes yang sudah diumumkan. ”Justru itu akan menjadi peluang bagi saya untuk bisa lolos ke tahap selanjutnya,” tukasnya. (c1)

 

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia