Kamis, 13 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Sumenep

Pemkab Putus Kontrak Rekanan Nakal

Proyek Jalan Rp 1 Miliar Gagal Digelar

07 November 2018, 00: 30: 59 WIB | editor : Abdul Basri

MOHAMMAD JAKFAR: Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep.

MOHAMMAD JAKFAR: Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

SUMENEP – Dinas PU Bina Marga Sumenep mengambil sikap tegas atas rekanan yang nakal. Buktinya, mereka langsung memutus kontrak CV 3 Putri akibat gagal menggelar proyek pemeliharaan Jalan Sonok–Karang Tengah, Pulau Sapudi, Rp 1 miliar. Selain putus kontrak, rekanan tersebut masuk dalam daftar hitam (blacklist).

Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Mohammad Jakfar mengatakan bahwa pihaknya terpaksa memutus kontrak CV 3 Putri. Penyebabnya, kontraktor tersebut tidak bisa mengerjakan proyek pada waktu yang ditentukan. Bahkan, pihaknya telah menambah 50 hari, tapi juga tidak digelar.

”Kami sudah lakukan tiga kali teguran. Tapi, tidak juga dilaksanakan. Akhirnya kami lakukan pemutusan kontrak,” katanya Senin (5/11).

Sebagaimana tertera di laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), proyek Jalan Sonok–Karang Tengah digerojok Rp 1 miliar. Ada 18 rekanan yang mendaftar. Namun, setelah dievaluasi terhadap penawaran, CV 3 Putri keluar sebagai pemenang dengan nilai tawaran Rp 925.420.000. Sesuai jadwal di LPSE, penandatanganan kontrak dilakukan pada 28 Maret 2018.

Sanksi lainnya yakni rekanan tersebut diwajibkan mengembalikan uang muka yang sudah diambil melalui Bank Jatim. Pemkab meminta bank daerah tersebut menyita jaminan dari rekanan sebelum uang muka dikembalikan. Selain itu, rekanan akan dikenakan denda keterlambatan selama 50 hari dispensasi yang diberikan oleh dinas PU bina marga.

”Namun, mekanisme sanksi keterlambatan ini perlu kami bicarakan terlebih dahulu. Sebab, rekanan sama sekali belum mengerjakan proyek yang sudah ditenderkan,” tegasnya.

Ditanya mengapa rekanan tersebut tidak menggelar proyek yang sudah dimenangkan? Menurut pria yang pernah dijuluki rising star Sumenep itu, rekanan tersebut terkendala finansial. Padahal, dari segeri material sudah ada yang menyediakan. 

(mr/mam/han/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia