Selasa, 20 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Madura Events

MPM Honda Jatim Ikut Sukseskan Ayo Menulis

Selasa, 06 Nov 2018 17:22 | editor : Abdul Basri

DEMI KESELAMATAN BERKENDARA: Instruktur Safety Riding MPM Distibutor Motor Honda Wilayah Jatim dan NTT Fendrik Alan menyampaikan materi sosialisasi keselamatan berkendara kepada peserta program Ayo Menulis beberapa hari lalu.

DEMI KESELAMATAN BERKENDARA: Instruktur Safety Riding MPM Distibutor Motor Honda Wilayah Jatim dan NTT Fendrik Alan menyampaikan materi sosialisasi keselamatan berkendara kepada peserta program Ayo Menulis beberapa hari lalu. (ZAINAL ABIDIN/RadarMadura.id)

SAMPANG – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda Jawa timur (Jatim) merupakan salah satu pihak yang mendukung program Ayo Menulis. Kegiatan yang digagas Jawa Pos Radar Madura (JPRM) bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sampang 30–1 November 2018 itu sukses.

Selama pelaksanaan kegiatan tersebut, Instruktur Safety Riding MPM Distributor Motor Honda Wilayah Jatim dan NTT Fendrik Alan menyosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada peserta terkait dengan safety riding. Tujuannya, agar peserta atau guru bisa selamat saat pergi dan pulang dari sekolah menggunakan sepeda motor.

Materi dalam sosialisasi tersebut terdiri dari perlengkapan berkendara atau riding gear, penggunaan finger prediction, teknik berboncengan, dan bagimana cara guru mengajarkan kepada siswa terkait dengan teknik menyeberang jalan yang baik dan benar. Peserta antusias mengikuti sosialisasi itu, dan tidak sedikit dari mereka yang bertanya sekaligus mempraktikkan.

Fendrik Alan menyampaikan, safety riding merupakan suatu usaha yang dilakukan dalam berkendara yang bertujuan meminimalkan tingkat bahaya. Juga memaksimalkan keamanan dalam berkendara.

Selain itu, agar pengendara bisa berada pada titik yang aman atau tidak membahayakan pengendara lain. Serta, menyadari kemungkinan bahaya yang bisa terjadi saat berkendara di jalan raya. ”Safety riding merupakan antisipasi untuk mencegah atau memnimalkan potensi bahaya saat berkendara di jalan,” kata dia.

Sejumlah perlengkapan berkendara yang harus disiapkan dan dikenakan saat menaiki sepeda motor yaitu, helm berstandar SNI, baju lengan panjang atau jaket, sarung tangan, dan sepatu yang menutupi mata kaki.

”Semua perlengkapan itu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengendara ketika tanpa sengaja terjebak dalam situasi terburuk. Dan jika jatuh dari motor, tubuh tidak langsung tergores aspal,” paparnya.

Sementara untuk teknik berboncengan yang benar, pengendara harus memperhatikan dan menjaga postur tubuh, pegangan yang erat, dan menjaga pandangan selalu ke depan. Terutama bagi orang yang posisi di belakang atau bonceng. Tujuannya, agar ketika terjadi bahaya keduanya sama-sama mengetahui dan menyelamatkan diri. ”Yang paling bahaya adalah berkendara sambil main HP,” ujarnya Senin (5/11).

Menurut dia, selama ini banyak pengendara motor yang kurang memperhatikan kelengkapan dan keselamatan saat berkendara. Terutama, saat berada di posisi blind spot atau di belakang mobil. Atau, pengendara tidak bisa mengetahui keberadaan kendaraan dari arah yang berlawanan, begitu juga sebaliknya.

Oleh karena itu, ketika berada di posisi tersebut pengendara harus konsentrasi dan waspada. Jika tidak, berpotensi terlibat kecelakaan lalu lintas (lalin). ”Usahakan posisi motor tidak terlalu dekat dengan mobil di depan. Kalau ingin menyalip, pastikan tidak ada kendaraan lain yang melintas dari arah berlawanan,” imbaunya.

Selain itu, saat pengendara hendak berbelok atau berhenti, usahakan tidak lupa menghidupkan lampu sein dalam jangka waktu tiga detik sebelum berbelok atau berhenti. Dengan begitu, pengendara di belakangnya bisa lebih waspada.

”Sosialisasi safety riding merupakan upaya Honda untuk lebih dekat dengan konsumen atau masyarakat. Apalagi, Honda mempunyai slogan Cari Aman Berkendara,” tandasnya. 

(mr/onk/nal/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia